Gibran Dukung Kemandirian Pangan Lewat Penanaman Jagung dan Penebaran Benih Ikan di Tangerang

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Kampung Cibangkok dan Cibaregbeg, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional, melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.
Menurutnya, kesejahteraan masyarakat tidak dapat dicapai secara parsial. Upaya peningkatan produksi pangan, harus berjalan beriringan dengan penyediaan layanan kesehatan yang mudah dijangkau serta stabilitas harga bahan pokok.
Baca Juga: Pengamat: Program MBG Dinilai Gagal Serap Pangan Lokal dan Tak Tepat Sasaran
Dalam acara tersebut, Gibran menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Polri dan Perum Bulog, tentang Sinergitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi dalam Mendukung Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah.
Dia mengapresiasi kolaborasi antara Polri, Bulog, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, serta lembaga terkait lainnya yang turut melibatkan masyarakat. Karena itu, agar peningkatan hasil panen juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dan pendampingan kepada para petani.
"Spesifikasi hasil panen yang mungkin kurang sesuai, ini mohon dicarikan solusinya bersama. Jadi petani jangan sampai merasa ditinggal, dibiarkan jika hasil panennya kurang memenuhi standar. Jadi, saya mohon untuk selalu dilakukan pendampingan, pelatihan, berikan akses, dan saya yakin ini bisa diselesaikan kalau keroyokan seperti ini semua," kata Gibran, Rabu (8/10/2025).
Dia berharap, generasi muda dapat lebih banyak terlibat dalam inovasi dan pengembangan teknologi pertanian untuk menghadirkan transformasi nyata di sektor pangan. Dia pun mengapresiasi inovasi pertanian yang telah dikembangkan sejauh ini, seperti pupuk organik dari enceng gondok, batu untuk menetralisir pH tanah.
"Ini saya harap ke depan Bapak-Ibu bisa lebih banyak melibatkan anak-anak muda, terutama untuk R&D (research and development), untuk penggunaan AI, penggunaan drone," ungkapnya.
Usai memberikan arahan, Gibran menanam benih jagung dengan mengendarai mobile tractor R4 di atas lahan siap tanam seluas 50 hektare. Penanaman simbolis tersebut menjadi penanda dimulainya Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di 33 titik lokasi binaan Polri di seluruh Indonesia, dengan total luas lahan mencapai lebih dari 3.000 hektare.
Baca Juga: Pengamat: Program MBG Dinilai Gagal Serap Pangan Lokal dan Tak Tepat Sasaran
Untuk memastikan kesiapan di berbagai daerah, Gibran juga mengikuti dialog virtual bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dengan perwakilan Kapolda DIY, Kapolda Kalimantan Selatan, dan Kapolda Lampung.
Setelah kegiatan penanaman, Wapres menebar 80.000 benih ikan nila di kolam pengembangbiakan yang berlokasi tidak jauh dari area tanam. Penebaran benih ikan ini merupakan bagian dari program nasional, untuk memperkuat kemandirian pangan melalui diversifikasi sumber daya perikanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Wapres turut menyaksikan penyaluran hasil panen jagung Kuartal III dari kelompok tani binaan Polri di wilayah Banten ke Perum Bulog. Sebanyak 160 ton jagung dikirim ke Gudang Bulog Kabupaten Serang. Secara nasional, kegiatan ini menandai dimulainya distribusi 1.268 ton jagung hasil panen Kuartal III di 33 titik di seluruh Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









