Penutupan Ekspor Benih Lobster Bikin Nelayan Kecil Makin Terpuruk

AKURAT.CO Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), didesak untuk membuka kembali kegiatan ekspor Benih Bening Lobster (BBL).
Desakan ini muncul karena larangan ekspor BBL telah berdampak negatif terhadap nelayan kecil.
Hal tersebut, salah satunya disampaikan Ketua Koperasi Cahaya Laut Nusantara (CLN), dr. Khaerunnisa Jalakanya, saat audiensi dengan jajaran KKP di Gedung Mina Bahari, Jakarta, pada Senin (3/11/2025).
Baca Juga: 500 Juta Bibit Lobster Indonesia Diselundupkan ke Negara Tetangga Setiap Tahun
"Jika terus ditutup pintu ekspor ini, maka ribuan nelayan yang bergantung dengan tangkapan Benih Bening Lobster akan makin terdampak dan makin terpuruk nasibnya," ujarnya.
Khaerunnisa mengatakan, ribuan nelayan yang bernaung di bawah koperasi BBL termasuk CLN, bahkan mengeluhkan imbas penutupan izin ekspor yang selama ini mereka rasakan.
Oleh karenanya, tata kelola BBL juga perlu melibatkan unsur koperasi mengingat posisi mereka sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan para nelayan.
Baca Juga: Ribuan Nelayan Nganggur, Pemerintah Diminta Kembali Izinkan Ekspor Benih Bening Lobster
"Pemerintah harus lebih jeli melihat permasalahan ini, karena nelayan kecil yang justru jadi korban adanya kebijakan yang berdampak negatif tersebut," jelas Khaerunnisa, dalam keterangannya, Selasa (4/11/2025).
Dalam kesempatan terpisah, perwakilan forum KUB, Riyan Dinata, juga berharap hasil audiensi tersebut dapat menjadi titik awal menuju kebijakan baru yang lebih berpihak kepada nelayan kecil dan koperasi rakyat.
"Kami berharap pemerintah tidak hanya mendengar tapi juga segera mengambil langkah nyata. Nelayan sudah terlalu lama menunggu," katanya.
Baca Juga: Baharkam Polri Gagalkan Penyelundupan 134.000 Benih Lobster di Banten
Sebagai informasi, dibukanya jalur ekspor untuk perdagangan BBL, tentunya mampu mencegah BBL keluar dari Indonesia melalui jalur ilegal.
Selain itu, keuntungan lain yakni ekspor juga akan membuka jalan bagi investasi untuk masuk dan melakukan transfer teknologi serta pengetahuan budi daya lobster modern di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






