AKURAT.CO Pemerintah menargetkan hingga tahun 2025 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gartis (MBG) mencapai 82,9 juta orang.
Hal ini menjadi salah satu upaya Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperluas cakupan penerima sampai ke wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T)
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan untuk mencapai target penerima manfaat MBG, pihaknya terus melakukan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sampai wilayah 3T yang saat ini masih dalam proses.
"SPPG daerah terpencil masih dalam proses penyelesaian. Nanti pelayanan dine in (dilayani di tempat). Dalam proses pembangunan SPPG wilayah 3T," kata Dadan saat dihubungi Akurat.co, Minggu (9/11/2025).
Baca Juga: BGN Buka Kembali Pendaftaran Mitra SPPG Program Makan Bergizi Gratis
Dia menegaskan, pihaknya akan membangun 8.000 SPPG untuk wilayah 3T. Namun, dia tidak menjelaskan lebih rinci wilayah 3T mana saja yang sedang dalam proses pembangunan dapur MBG.
Sebelumnya, BGN kembali membuka pendaftaran mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Program MBG. Per 3 November 2025, tercatat 14.004 unit SPPG telah beroperasi di 38 provinsi.
"Jumlah ini akan terus bertambah seiring meningkatnya mitra baru yang mendaftar, terutama di kecamatan yang masih kekurangan SPPG," ujar Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, pada Senin (3/11/2025).
Sony menambahkan, portal pendaftaran sebelumnya sempat ditutup sementara untuk keperluan monitoring dan evaluasi terhadap usulan mitra yang telah masuk.
Saat ini, proses verifikasi dan penilaian atas seluruh pengajuan tahap sebelumnya telah rampung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









