Komisi V DPR Minta Keadilan Tarif Tol MBZ, Jangan Rakyat Kecil yang Menanggung

AKURAT.CO Komisi V DPR menyoroti kebijakan tarif di Tol Mohammed bin Zayed (MBZ) usai melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kantor Jasa Marga, Bekasi, pada Kamis (6/11/2025).
Wakil Ketua Komisi V DPR, Robert Rouw, menilai kenaikan tarif pasca penambahan ruas MBZ Cikampek (MBCKM) masih belum mencerminkan keadilan bagi pengguna jalan.
Menurutnya, tarif kendaraan Golongan I naik hampir Rp5.000, sementara Golongan III dan IV naik sekitar Rp7.000 ke atas.
Baca Juga: Korupsi Tol MBZ, Kejagung Periksa 4 Saksi untuk Tersangka DP
"Ini tidak adil karena yang menikmati jalan MBCKM justru mobil kecil. Sedangkan kendaraan logistik yang berperan untuk perekonomian malah menanggung beban tarif lebih besar," ujarnya.
Roberth menilai ketimpangan tarif tersebut bisa berdampak pada kenaikan biaya logistik nasional yang akhirnya berpengaruh pada harga kebutuhan masyarakat. Karena itu, Komisi V meminta adanya peninjauan ulang agar kebijakan tarif lebih berimbang.
"Kalau tarif angkutan naik, otomatis harga barang ikut terdampak. Maka harus ada keadilan dalam penetapan tarif tol," ujarnya.
Baca Juga: Korupsi Tol MBZ, Mantan Petinggi Bukaka Teknik Utama Dituntut 5 Tahun dan Dirut JCC 4 Tahun Penjara
Selain soal tarif, Robert juga menyoroti masih terbatasnya fasilitas pendukung seperti rest area di ruas tol layang sepanjang 37 kilometer tersebut.
"Harusnya sebelum naik tol ada area persiapan seperti pengisian bahan bakar atau toilet. Ini belum tersedia dengan baik," katanya.
Meski begitu, Robert mengakui keberadaan Tol MBZ cukup efektif dalam mengurai kemacetan di jalur utama Cikampek.
Baca Juga: Kecelakaan Libatkan Pajero Berplat Polri di Tol MBZ, Dugaan Awal Sopir Mengantuk
Namun, DPR tetap menekankan agar pengelola memperhatikan aspek keadilan tarif, kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







