Sebelum Pulang ke Yordania, Raja Abdullah II dan Presiden Prabowo Berkomitmen Perkuat Persahabatan

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mengajak Raja Yordania Hasyimiah, Abdullah II ibn Al Hussein, sarapan bersama di hotel tempatnya bermalam selama di Jakarta, Sabtu (15/11/2025).
Momen dengan nuansa persahabatan ini diketahui usai diunggah melakui Instagram @sekretariat.kabinet.
Kegiatan ini berlangsung sebelum Presiden Prabowo mengantar kepulangan Raja Abdullah II ke Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.
Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo: Kesejahteraan Petani Meningkat hingga Pasokan Pangan Makin Stabil
"Hari sabtu pagi ini, sebelum melanjutkan kunjungan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Presiden Prabowo Subianto mengajak sarapan Raja Abdullah II di hotel tempatnya menginap selama di Jakarta," tulis keterangan unggahan tersebut.
Pertemuan tertutup itu turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Menteri Luar Negeri, Sugiono; dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan menyerupai reuni singkat dua sahabat yang telah lama saling mengenal.
Baca Juga: Bersama Raja Yordania, Presiden Prabowo Kembali Tegaskan Solidaritas untuk Palestina
Melalui momen ini, kedua pemimpin juga menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk memperkuat persahabatan.
"Dalam obrolan akrab itu keduanya kembali menegaskan komitmen untuk terus memperkuat persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Kerajaan Yordania. Termasuk dalam isu kemanusiaan serta stabilitas kawasan," terangnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menjamu Raja Abdullah II dengan jamuan santap malam kenegaraan, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/11/2025).
Baca Juga: Raja Abdullah II Kagumi Kegigihan Prabowo Layani Rakyat: Saya Bangga Anda Jadi Sahabat Lama
Suasana hangat dan penuh kehormatan menyelimuti jamuan santap malam yang menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan kenegaraan Raja Abdullah.
Di bawah cahaya megah ruang jamuan, kedua pemimpin menegaskan kembali persahabatan mendalam dan solidaritas yang telah terjalin sejak lebih dari tujuh dekade lalu.
Jamuan santap malam dimulai dengan sambutan resmi Presiden Prabowo yang menyampaikan kehormatan dan kebahagiaannya atas kehadiran Raja Abdullah II beserta delegasi Yordania di Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Terima Tanda Kehormatan Tertinggi dari Kerajaan Yordania, Bukti Kedekatan Dua Negara
"Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi saya untuk menyambut kembali Yang Mulia dan delegasi terhormat Yordania di Indonesia," ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Yordania bukan semata-mata hubungan diplomatik biasa, melainkan hubungan yang dibangun atas dasar persaudaraan yang kuat dan harus diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Anggaplah kami lebih dari sekadar mitra, kita memiliki ikatan persaudaraan dan persahabatan yang kuat. Dan saya pikir ikatan ini harus tetap lestari di masa depan," katanya.
Baca Juga: Prabowo Senang Menjamu Raja Abdullah II: Anggap Indonesia Rumah Kedua Anda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






