Gibran Ingin Pariwisata RI Makin 'Gacor' Tahun Ini, Dorong Peningkatan Kualitas dan Kolaborasi

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan memperkuat keberlanjutan program kepariwisataan agar tren positif sektor pariwisata terus meningkat.
Diketahui, sektor pariwisata terus menunjukkan peran strategis sebagai penggerak perekonomian nasional. Pada 2025, kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan mencapai 4,9 persen, melampaui target awal.
"Jika apa yang sudah dilakukan di 2025 ini dipertahankan dan ditingkatkan, saya yakin ini (2026) targetnya bisa tercapai," kata Gibran saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan Tahun 2026 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, dikutip Selasa (13/01/2026).
Baca Juga: Mengintegrasikan Pariwisata dalam Ekosistem Pendidikan
Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, dia mendorong agar capaian positif sektor pariwisata tersebut diperkuat melalui peningkatan kualitas destinasi, penguatan daya saing, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Wapres menyampaikan apresiasi atas kinerja kementerian dan lembaga terkait yang berhasil melampaui berbagai target sektor pariwisata sepanjang 2025, mulai dari jumlah wisatawan hingga kontribusi terhadap PDB.
"Jadi terkait jumlah wisman (wisatawan mancanegara), terkait spending devisa, jumlah wisnus (wisatawan nusantara), tenaga kerja, kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto). Ini saya kira sudah cukup baik dan ini saya lihat angka-angkanya melebihi target. Terima kasih untuk kerja kerasnya Bapak-Ibu semua," tuturnya.
Baca Juga: Penumpang KAI Naik 7,6 Persen Selama Nataru 2026, Kebut Ekonomi dan Pariwisata di Daerah
Sebagai Ketua Tim Koordinasi Kepariwisataan, Gibran menegaskan sejumlah fokus utama pengembangan pariwisata nasional. Antara lain penguatan infrastruktur, peningkatan akses dan keselamatan transportasi wisata, pembenahan kebijakan visa, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas destinasi wisata.
Menjelang Idulfitri 2026, dia juga meminta seluruh pemangku kepentingan melakukan persiapan lebih dini, termasuk perbaikan destinasi dan peningkatan kenyamanan wisata. "Persiapan yang lebih matang juga terkait perbaikan-perbaikan infrastruktur di tempat-tempat tujuan wisata," imbuhnya.
Menutup rakornas, Wapres menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarkementerian dan lembaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








