Diiringi Lagu Rasa Sayange, Prabowo Antar Langsung PM Anwar Ibrahim ke Halim

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menunjukkan kehangatan hubungan persahabatan antarnegara dengan mengantar langsung Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim, ke Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Momen tersebut menjadi penutup dari kunjungan silaturahmi PM Anwar ke Indonesia dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (27/3/2026). Usai melaksanakan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, PM Anwar didampingi oleh Presiden Prabowo berjalan menuju kendaraan.
Perbincangan ringan dan senyuman hangat kedua pemimpin negara dalam langkahnya menuju kendaraan menunjukan keakraban dua sahabat bertetangga. Lantunan lagu Rasa Sayange pun turut dimainkan untuk mengantar kepulangan PM Anwar dan menambah suasana penuh keakraban.
Baca Juga: Prabowo dan PM Malaysia Bahas Stabilitas Kawasan hingga Upaya Perdamaian Global
Tidak hanya sampai pintu kendaraan, Presiden Prabowo turut mengantarkan langsung kepulangan PM Anwar dari Istana Merdeka dengan menaiki kendaraan yang sama.
Hal ini tidak hanya mencerminkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia, namun juga menegaskan betapa akrabnya hubungan personal antara kedua pemimpin negara serumpun tersebut yang telah terjalin lama.
Setibanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, PM Anwar dilepas dengan penuh penghormatan dengan jajar kehormatan yang tegap berbaris searah dengan tangga pesawat.
Suasana hangat dan penuh keakraban kembali terlihat saat kedua pemimpin saling berpamitan sebelum PM Anwar menaiki tangga pesawat.
Selain itu, di bawah tangga pesawat tampak turut melepas PM Anwar yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dari bawah tangga pesawat, tampak Presiden Prabowo melambaikan tangan yang kemudian disambut oleh lambaian tangan PM Anwar dari depan pintu pesawat sebagai tanda perpisahan. Gestur tersebut menjadi simbol persahabatan erat yang terus terjalin antara kedua pemimpin dan negara.
Sekira pukul 19.20 WIB, pesawat yang membawa PM Anwar beserta rombongan terbatas bertolak meninggalkan Indonesia, mengakhiri kunjungan singkat penuh makna ini.
Kunjungan ini kembali menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya dibangun di atas kepentingan politik dan ekonomi, tetapi juga diperkuat oleh nilai persaudaraan, kedekatan budaya, serta rasa saling menghormati yang telah terjalin lama.
Keakraban kedua pemimpin diharapkan menjadi fondasi kuat bagi penguatan kerja sama di berbagai bidang, baik di tingkat pemerintah maupun antar masyarakat kedua negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








