Prabowo Beri Arahan Strategis ke Jenderal Dudung untuk Perkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menerima Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, untuk membahas perkembangan situasi pertahanan dan keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa Kepala Negara menerima laporan terkait kondisi terkini di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk dinamika geopolitik yang terus berkembang.
"Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkait dinamika geopolitik serta perkembangan di bidang pertahanan dan keamanan," ucap Seskab Teddy melalui keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: PM Albanese Telepon Prabowo, Apresiasi Indonesia Ekspor Urea ke Australia
Selain Presiden Prabowo juga memberikan arahan strategis terkait sejumlah langkah ke depan dalam menjaga, memperkuat, dan meningkatkan sistem pertahanan nasional guna keamanan bangsa.
"Sekaligus memberikan arahan strategis untuk langkah geostrategi ke depan," sambungnya.
Pertemuan ini menegaskan upaya adaptif pemerintah menghadapi tantangan dari situasi geopolotik global yang dinamis, serta komitmen dalam memastikan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








