Wiranto Sayangkan Demo Berujung Ricuh: Semua Bisa Dibicarakan dengan Baik

AKURAT.CO Penasihat Khusus Presiden Indonesia Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, ikut menyoroti gelombang demonstrasi yang terjadi di Tanah Air yang berujung kericuhan.
Wiranto menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang santun dan berbudaya. Menurutnya, sudah seharusnya masyarakat menahan diri untuk tidak reaksioner dan melakukan tindakan yang melanggar hukum.
"Sehingga sebenarnya semuanya, semua pihak bisa menjaga diri ya untuk tidak terbakar emosi dan melakukan hal-hal yang melanggar hukum," ujar Wiranto di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Jumat (5/9/2025).
Mantan Panglima ABRI tersebut menegaskan, segala persoalan bisa diselesaikan dengan dialog yang baik. Apalagi, pemerintah terus berupaya mendengarkan dan merespons berbagai tuntutan dan desakan masyarakat.
Baca Juga: Pemerintah Beri Bansos hingga Rp15 Juta untuk Korban Demo yang Wafat dan Luka-luka
"Karena semua masalah bisa dibicarakan dengan baik, bisa dikomunikasikan ya," ujarnya.
Menurutnya, masyarakat Indonesia seharusnya malu terhadap para pendahulu jika melakukan kerusuhan dan berpotensi menimbulkan perpecahan.
Sebab, para pendahulu sudah berjuang dengan nyawa untuk mewujudkan kemerdekaan, persatuan, ketertiban dan keamanan bagi masyarakat. Sehingga, tidak tepat jika hasil perjuangan tersebut malah dirusak oleh generasi penerusnya.
"Harusnya ya kita malu ya pada para pendahulu kita yang telah memerdekakan negeri ini, yang mereka tentu resiko mereka lebih berat dari kita karena mereka melawan penjajah, memerdekakan negeri ini," tuturnya.
"Sedangkan kita kan harus memelihara persatuan-kesatuan bangsa. Kerjaan yang tidak lebih berat dari apa yang dilaksanakan para pendahulu kita, yang bertaruh nyawa sehingga kalau semua bisa menyadari ini, saya kira ya semua akan baik-baik saja," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







