Dari RS hingga Sekolah, Gibran Pastikan Program Pemerintah Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau RSUD JP Wanane, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Dia menegaskan bahwa seluruh program pemerintah di Papua harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dia menyampaikan bahwa kunjungan kerjanya selama tiga hari di sejumlah wilayah Papua, untuk memastikan program prioritas Presiden berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
"Kita sudah lihat pembangunan rumah sakit, kampung nelayan, sekolah-sekolah, kita juga lihat program seperti MBG, dan lain-lain. Kita pastikan program-program dari Bapak Presiden ini berjalan dengan baik di Papua, dan yang paling penting program ini semuanya impactful untuk warga Papua," kata Gibran, Rabu (22/4/2026).
Dia menambahkan, kunjungan tersebut turut didampingi oleh jajaran pemerintah pusat dan daerah, sebagai bentuk sinergi dalam mempercepat pembangunan di Papua.
"Dalam kunjungan ini juga didampingi oleh Pak Menko Polkam, para kepala daerah, Forkopimda, semuanya lengkap. Kami sebagai pembantu Presiden berkomitmen untuk melakukan percepatan pembangunan di Papua," lanjutnya.
Baca Juga: Momen Hari Kartini, Gibran Hadirkan Kebahagiaan untuk Mama Papua di Sorong
Saat ini, pemerintah terus memperkuat koordinasi melalui berbagai instrumen, termasuk kelembagaan khusus percepatan pembangunan Papua.
Terlebih lagi, sudah ada Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dan BP3OKP yang bersinergi mempercepat pembangunan Papua.
Gibran juga membuka ruang masukan dari masyarakat sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap program pemerintah. "Sekali lagi, masukan-masukan, evaluasi dari seluruh warga, terutama warga Papua, ini sangat berarti untuk kita semua," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







