10 Hal Wajib Dicek Sebelum Memasukkan Anak ke Daycare, Penting yang Harus Diperhatikan Orang Tua

AKURAT.CO Memilih daycare yang tepat untuk anak adalah keputusan penting bagi orang tua yang sibuk bekerja.
Keputusan ini memerlukan pertimbangan matang agar anak mendapatkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembangnya.
Berikut 10 hal penting yang wajib diperiksa sebelum memasukkan anak ke daycare untuk memastikan kualitas pengasuhan yang terbaik.
10 Hal Wajib Dicek Sebelum Memasukkan Anak ke Daycare
Perizinan dan Akreditasi Daycare
Daycare yang terpercaya harus memiliki izin resmi dari pemerintah setempat. Lisensi ini menjadi penanda bahwa daycare tersebut telah memenuhi standar minimum yang ditetapkan oleh otoritas terkait.
Selain itu, mencari daycare yang terakreditasi oleh badan nasional atau internasional menunjukkan bahwa mereka telah memenuhi atau bahkan melampaui standar kualitas yang ketat.
Kualitas izin dan akreditasi ini penting untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan anak. Berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2014, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyusun pedoman standar Taman Asuh Ceria (TARA) atau Daycare Ramah Anak.
Rasio Pengasuh dan Anak
Rasio antara jumlah pengasuh dan anak merupakan salah satu faktor krusial yang perlu dipertimbangkan. Idealnya, satu pengasuh di daycare mengasuh 3–4 bayi atau balita berusia 1–2 tahun.
Untuk anak berusia 2–3 tahun, satu pengasuh bisa menjaga 4–6 anak. Sementara itu, untuk anak yang lebih tua, yaitu di atas 3–4 tahun, satu pengasuh dapat mengasuh sekitar 6–10 anak.
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan satu orang dewasa menjaga maksimal tiga bayi hingga usia 12 bulan. Rasio yang lebih sedikit memastikan perhatian dan respons yang lebih baik dari pengasuh.
Baca Juga: Persija vs Persis: Masa Persiapan Singkat, Macan Kemayoran Fokus Perbaiki Penyelesaian Akhir
Kualitas dan Kualifikasi Pengasuh
Pengasuh daycare harus memiliki kualitas dan kualifikasi yang sesuai. Mereka sebaiknya memiliki pengalaman dan latar belakang pendidikan yang relevan, serta sertifikasi dasar untuk menangani anak-anak.
Pelatihan dalam pertolongan pertama (P3K), tumbuh kembang anak, dan manajemen emosi anak juga sangat penting. Lingkup kualifikasi termasuk sertifikasi Child Development Associate (CDA), Early Childhood Education (ECE), dan CPR/First Aid.
Kebersihan dan Keamanan Fasilitas
Lingkungan fisik daycare harus aman, bersih, dan higienis. Pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik, lantai anti-selip, bebas sudut tajam, dan peralatan bayi yang steril.
Daycare yang baik juga menerapkan kebijakan ketat terhadap kebersihan, mulai dari lantai, dinding, dapur, hingga toilet. Adanya CCTV yang aktif di seluruh area, akses masuk terbatas, dan SOP penjemputan anak yang jelas menjadi indikator keamanan yang baik.
Pengasuh juga harus mencuci tangan secara teratur ketika mengganti popok.
Program dan Kurikulum yang Ditawarkan
Daycare yang baik tidak hanya menyediakan pengasuhan, tetapi juga program pendidikan yang sesuai usia anak dan merangsang perkembangannya.
Kurikulum harus bervariasi dan menarik, mencakup stimulasi sensorik, motorik halus dan kasar, pengembangan bahasa dan komunikasi, serta kreativitas. Penting juga untuk memastikan adanya rutinitas harian yang terstruktur, seperti morning circle, waktu makan, istirahat, dan bermain terarah.
Menu Makanan dan Kebijakan Kesehatan
Tanyakan tentang menu makanan yang disediakan, termasuk apakah orang tua boleh membawakan makanan dari rumah.
Pastikan makanan yang disajikan bergizi seimbang, higienis, dan bebas penyedap berlebihan.
Daycare juga harus memiliki SOP yang jelas untuk penanganan anak sakit, seperti prosedur isolasi dan komunikasi cepat kepada orang tua. Petugas daycare harus memiliki pelatihan pertolongan pertama dan resusitasi jantung paru (CPR).
Kebijakan dan Aturan yang Jelas Daycare
yang baik memiliki peraturan yang fleksibel dalam waktu penjemputan dan pengantaran anak, serta protokol yang jelas untuk situasi darurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





