Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Bisa Tinggal di Hunian Tetap Mulai Tahun Depan

AKURAT.CO Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menargetkan seluruh korban bencana di Sumatera sudah menempati hunian tetap (huntap) paling lambat pada 2027.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,4 triliun melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), untuk pembangunan huntap selama dua tahun.
"Nah, kita harap di samping itu juga Huntap tadi dari Kementerian PKP 7,4 triliun selama 2 tahun. Kalau Huntap kita targetkan paling lambat 2027, jangan terlalu lama di hunian, hunian sementara," kata Tito dalam konferensi pers, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Dia menjelaskan, pembangunan huntap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera, selain pembangunan infrastruktur dasar.
Secara keseluruhan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp100,1 triliun untuk program rehab-rekon selama periode 2026 hingga 2028.
Anggaran terbesar akan dialokasikan untuk sektor infrastruktur melalui Kementerian PU dengan total mencapai Rp69 triliun selama tiga tahun.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan 11.512 Program untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera
Dia juga memastikan pemerintah akan mengawal ketat pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi, agar berjalan sesuai target.
Menurut Tito, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, telah meminta setiap kementerian dan lembaga menyusun timeline pelaksanaan program yang harus diserahkan pada awal Juni mendatang.
"Dan setelah itu nanti kami akan melakukan evaluasi per 2 minggu oleh Satgas Pemerintah. Dan setelah itu nanti pasti akan kami sampaikan kepada DPR setiap progresnya nanti," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









