Banpres Kurban Prabowo Bukan Sekadar Konteks Ibadah, Tapi Keberpihakan pada Masyarakat

AKURAT.CO Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, merespons kritik terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk bantuan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto bagi umat Islam di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak berarti pemerintah mengabaikan perhatian terhadap umat agama lain. Pemerintahan Presiden Prabowo tetap memberikan dukungan kepada seluruh kelompok masyarakat, melalui berbagai kebijakan dan program bantuan.
"Terkait adanya masyarakat yang mempertanyakan bahwa masyarakat Indonesia bukan hanya Islam, kalau Pak Prabowo membantu hewan kurban terhadap umat Islam, bagaimana dengan umat agama lainnya, tentu kita sudah tahu pemerintahan Prabowo Subianto juga concern terhadap kepentingan umat beragama lainnya. Berbagai bantuan dan berbagai kebijakan juga sudah dilakukan untuk membantu umat beragama lainnya," kata Habiburokhman dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).
Baca Juga: Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Banpres Sapi Kurban Prabowo Tak Langgar Hukum
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai program bantuan hewan kurban Presiden harus dipahami tidak hanya dalam konteks ibadah keagamaan, tetapi juga sebagai bentuk keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil dan pelaku usaha peternakan lokal.
Dia menyebut, program tersebut turut memberi dampak ekonomi bagi peternak sapi lokal sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan pada momentum Hari Raya Iduladha.
Selain itu, dia juga menepis anggapan bahwa penggunaan APBN untuk pengadaan hewan kurban Presiden bertentangan dengan aturan maupun syariat Islam. Dia menyinggung pandangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan program tersebut sah secara syar’i.
"Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menyatakan bahwa penggunaan APBN untuk pengadaan hewan kurban Presiden tidak bertentangan dengan syariat Islam. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Fatwa, Profesor Kyai Haji Asrorun Niam Soleh, yang menyatakan bahwa pembelian hewan kurban Presiden melalui APBN sah secara syar'i karena diperuntukkan bagi kemaslahatan masyarakat luas," tutupnya.
Presiden Prabowo sebelumnya menyalurkan 1.098 hewan kurban dalam pada Hari Raya Iduladha 1.447 Hijriah, yang dibagikan ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kota madya di Indonesia.
Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengungkapkan bahwa seluruh pendanaan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), yang penyalurannya dilakukan melalui pos khusus bantuan kepresidenan.
Baca Juga: Golkar Pasang Badan Soal Sapi Banpres Prabowo Pakai APBN: Apa yang Salah?
"Jadi, sumber anggarannya dari APBN, ya, melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden," kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Dia menjelaskan, nominal harga dari setiap sapi kurban tersebut tidak seragam. Pemerintah menetapkan harga yang fleksibel dengan mempertimbangkan bobot hewan serta wilayah distribusinya.
Anggaran yang dikeluarkan untuk pembelian sekitar 1.098 ekor sapi kurban Presiden Prabowo tersebut mencapai Rp100 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








