DPR Minta Kemenkeu Segera Cairkan Dana Pemulihan Hutan Rp8,4 Triliun

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera merespons permintaan tambahan anggaran untuk Kementerian Kehutanan yang hingga kini belum juga dicairkan.
Menurut Alex, tambahan anggaran sebesar Rp8,4 triliun tersebut sangat penting untuk mendukung program reforestasi atau penanaman kembali kawasan hutan rusak yang menjadi salah satu penyebab banjir di sejumlah wilayah Sumatera.
“Menteri Keuangan kepada media menyebut ada Rp60 triliun anggaran hasil efisiensi untuk penanganan bencana yang belum terserap. Sementara itu, tambahan anggaran Kementerian Kehutanan sebesar Rp8,4 triliun sampai Mei 2026 ini belum juga diberikan,” kata Alex dalam pernyataan tertulis, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, usulan tambahan anggaran tersebut sebelumnya telah dibahas bersama Komisi IV DPR RI dan Kementerian Kehutanan pada Februari 2026.
Menurutnya, program reforestasi menjadi langkah mendesak karena menyasar akar persoalan bencana banjir dari sisi hulu.
“Reforestasi ini akan menyelesaikan persoalan hulu dari bencana banjir. Artinya, kegiatan ini sangat urgent,” ujarnya.
Baca Juga: ACC Salurkan Hewan Kurban ke Berbagai Daerah pada Iduladha 1447 H
Alex menilai pemulihan kawasan hutan tidak bisa dilakukan secara instan. Kondisi kerusakan hutan yang sudah berat membutuhkan proses panjang dan penanganan serius agar dapat kembali pulih.
“Pemulihan hutan yang kini dalam kondisi rusak berat bukan persoalan sederhana dan membutuhkan waktu bertahun-tahun hingga bisa kembali seperti hutan semula,” jelasnya.
Selain persoalan anggaran, Alex juga meminta kementerian dan lembaga yang terlibat dalam penanganan dampak bencana di Sumatera memperkuat koordinasi dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) serta Kementerian Keuangan.
Ia menegaskan seluruh program penanganan bencana harus dipastikan memiliki dukungan anggaran agar pelaksanaannya dapat berjalan tuntas.
“Semua kegiatan yang dirancang harus dipastikan mendapatkan dukungan anggaran. Artinya, pengerjaan kegiatan bisa selesai dan tidak menyisakan persoalan anggaran lagi,” katanya.
Di sisi lain, Alex mengapresiasi langkah Menteri Keuangan yang dinilai mulai proaktif mendorong percepatan penyelesaian administrasi perencanaan penanganan bencana yang diajukan kementerian dan lembaga.
“Sekarang rencana induknya sudah tuntas. Alokasi anggarannya juga sudah disepakati DPR. Menteri Keuangan juga sudah mau proaktif jemput bola,” ujarnya.
Alex menegaskan masyarakat kini menunggu soliditas pemerintah dalam penanganan pascabencana di Sumatera.
“Rakyat sekarang melihat apakah seluruh elemen pemerintahan benar-benar bergerak dalam satu komando untuk mengatasi dampak bencana, sehingga tidak ada lagi nada fals dalam orkestrasi penanganan bencana ini,” tegasnya.
Sebelumnya, DPR telah menyetujui Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang diajukan Satgas PRR.
Baca Juga: Cara Promosi Produk Dropship di TikTok Shop agar Cepat Laku
Dalam rencana tersebut terdapat 11.512 program kegiatan dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp100,1 triliun untuk tiga tahun.
Rinciannya, kebutuhan anggaran pada 2026 mencapai Rp38,9 triliun, kemudian Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








