Akurat Logo

Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten

Ayu Rachmaningtyas | 8 Juni 2026, 19:32 WIB
Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten
Mendes PDT, Yandri Susanto, bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, dalam Rakor Pembangunan Wilayah 3T di Jakarta, Senin (8/6/2026). Foto: Kemendes PDT

AKURAT.CO Terdapat 30 wilayah kabupaten yang masuk daerah tertinggal di Indonesia. Sekitar 5.000 desa masih belum dialiri listrik, tidak memiliki sinyal internet, serta sarana kesehatan, pendidikan dan air bersih yang minim.

Hal itu disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

"Ini perlu dilakukan karena ada Asta Cita keenam yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," katanya.

Menurut Yandri, dibutuhkan kolaborasi semua pihak termasuk swasta dan BUMN. Agar dalam periode pertama Presiden Prabowo Subianto ini, masalah di daerah 3T bisa diselesaikan. Pasalnya, 30 kabupaten ini penyumbang terbesar desa tertinggal dan sangat tertinggal yang totalnya mencapai 9.300

"Enam ribu desa berada di 30 kabupaten ini, jadi totalnya hampir 75 persen. Jadi jika ini bisa diselesaikan, maka daerah tertinggal Insya Allah bisa diselesaikan," ujarnya.

Baca Juga: Mendes Dorong Peningkatan Ekonomi Lifuleo NTT Lewat Desa Wisata dan Tematik

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, mengatakan, rapat koordinasi bertujuan agar pihaknya mengetahui langsung kondisi riil di 30 kabupaten yang masuk wilayah 3T.

Menurutnya, hingga 80 tahun Indonesia merdeka, perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur.

"Hal-hal ini yang harus kita pecahkan dan akan saya laporkan ke presiden," katanya.

Dudung menambahkan, nantinya para kepala daerah akan diberi kesempatan bertemu Presiden Prabowo untuk menyampaikan laporan yang nantinya menjadi masukan bagi pemerintah pusat.

Baca Juga: Pemprov Sumsel di Bawah Kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Terima Penghargaan CSR dari Kemendes PDT

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.