Sekolah Garuda Jadi Langkah Strategis Pemerintah Cetak Talenta Berdaya Saing Global

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia terus berkomitmen kuat untuk menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing global, khususnya di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Langkah strategis ini diwujudkan melalui peluncuran Program Sekolah Garuda, sebuah inisiatif nyata dari Presiden Prabowo Subianto untuk meratakan akses pendidikan berkualitas di seluruh penjuru Tanah Air.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menegaskan bahwa program ini hadir sebagai jawaban atas ketimpangan akses pendidikan yang selama ini dihadapi oleh talenta-talenta berbakat di daerah.
Baca Juga: Mensos Bantah Sekolah Rakyat Kekurangan Guru: Hanya Beberapa Titik yang Butuh Tambahan Guru
"Bapak Presiden melihat bahwa talenta unggul Indonesia sebenarnya tersebar sangat luas dari Sabang sampai Merauke. Namun, kesempatan mereka untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas tinggi masih sangat terbatas. Untuk itulah Sekolah Garuda ini diciptakan," ujar Stella dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Dia menjelaskan, Program Sekolah Garuda dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu sebagai penyeimbang akses terhadap pendidikan berkualitas, sebagai inkubator bagi calon pemimpin bangsa, serta untuk mengoptimalkan prestasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Pemerintah optimistis program ini akan melahirkan manusia Indonesia yang berwawasan global, namun tetap memiliki kepekaan lokal yang kuat.
Program Sekolah Garuda sendiri berjalan melalui dua skema utama, yaitu Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Garuda Transformasi. Sekolah Garuda Baru difokuskan pada pembangunan infrastruktur sekolah dari awal di wilayah-wilayah dengan akses pendidikan terbatas.
Dalam waktu dekat, empat Sekolah Garuda Baru siap beroperasi di Belitung Timur (Provinsi Bangka Belitung), Bulungan (Provinsi Kalimantan Utara), Timor Tengah Selatan (Provinsi Nusa Tenggara Timur), dan Konawe Selatan (Provinsi Sulawesi Tenggara). Targetnya, sebanyak 20 Sekolah Garuda Baru akan selesai dibangun hingga tahun 2029.
Sementara Sekolah Garuda Transformasi bergerak dengan mengoptimalkan SMA unggul yang sudah ada, guna mendongkrak kemampuan siswa bersaing di kancah internasional tanpa mengubah komposisi guru, kurikulum, maupun sistem penerimaan murid.
Baca Juga: Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat: Menjawab Gejala, Melupakan Akar Masalah
Hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 42 sekolah dan madrasah telah terpilih untuk bertransformasi, dengan target akumulatif mencapai 80 sekolah hingga tahun 2029.
Akselerasi program ini sudah mulai menunjukkan dampak yang sangat positif di lapangan. Melalui sistem seleksi yang ketat, pemerintah telah menyaring 307 siswa berprestasi tinggi dari berbagai latar belakang ekonomi di seluruh Indonesia.
Seluruh siswa terpilih berhak mendapatkan beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan dan tinggal di asrama. Dampak nyata dari optimalisasi ini terlihat dari adanya peningkatan signifikan sebesar 167 persen pada angka penerimaan lulusan di Top 100 World Universities (100 Universitas Terbaik Dunia) hanya dalam kurun waktu satu tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 2Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 3Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan: Analisis Lengkap, Head to Head, dan Susunan Pemain
- 4Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 5Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 6Prediksi Skor Prancis vs Senegal: Les Bleus Lebih Diunggulkan, Mampukah Singa Teranga Ulangi Kejutan Bersejarah?
- 7Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI dan HP via Aplikasi Streaming
- 8Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 9Ketua KPK Soal Bobby Adhityo Rizaldi: Penyidik Pasti Lakukan Pendalaman
- 10Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Satu Juta Dolar ke Pansus DPR








