Akurat Logo

AHY Prioritaskan Infrastruktur Dasar di 2027, Giant Sea Wall Tetap Jadi Proyek Strategis

Putri Dinda Permata Sari | 22 Juni 2026, 13:38 WIB
AHY Prioritaskan Infrastruktur Dasar di 2027, Giant Sea Wall Tetap Jadi Proyek Strategis
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), usai rapat bersama Banggar DPR RI. (Akurat.co/Putri Dinda Permata Sari)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pembangunan infrastruktur pada 2027 akan difokuskan untuk mendukung agenda prioritas nasional, mulai dari ketahanan pangan hingga pemerataan pembangunan antardaerah.

Hal itu disampaikan AHY saat menjelaskan rencana kerja Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, usai rapat bersama Badan Anggaran DPR RI terkait pembahasan anggaran tahun 2027.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik, melainkan harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan mendukung target pembangunan nasional.

Baca Juga: Puan Minta Pemulihan Pascagempa Sulteng Fokus pada Warga, Bukan Sekadar Infrastruktur

"Infrastruktur itu tidak dibangun hanya untuk sekadar membangun infrastruktur, tetapi pada akhirnya diorientasikan untuk mendukung sejumlah agenda prioritas nasional. Apakah terkait dengan ketahanan pangan, energi, air bersih, untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk juga untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi, konektivitas, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah," katab AHY, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Dia menjelaskan, kementeriannya bertugas mengoordinasikan lima kementerian teknis serta sejumlah instansi terkait guna memastikan pembangunan berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan pemerintah.

Prioritas utama pada tahun depan adalah pembangunan infrastruktur dasar yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk sektor perumahan dan konektivitas antarwilayah.

"Jadi, kami akan prioritaskan pada aspek pembangunan infrastruktur dasar yang sekali lagi bisa meringankan beban masyarakat, sekaligus membuat masyarakat hidupnya lebih layak, termasuk di sektor perumahan dan konektivitas umum lainnya," katanya.

Selain itu, Kemenko Infrastruktur juga akan memperkuat fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap proyek-proyek pembangunan di lapangan. Peran kementerian koordinator tidak hanya terbatas pada koordinasi administratif, tetapi juga memastikan implementasi program berjalan sesuai target.

Terkait anggaran, AHY menyebut pagu sekitar Rp276 miliar diharapkan dapat mendukung kebutuhan operasional sekaligus pengawasan berbagai program pembangunan.

Baca Juga: Trump Ancam Serang Iran Lebih Keras, Singgung Rencana Kuasai Pulau Kharg dan Infrastruktur Minyak

Dia juga menyinggung kelanjutan proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa, yang menjadi salah satu proyek strategis nasional untuk melindungi kawasan pesisir utara Pulau Jawa.

Menurutnya, proyek tersebut merupakan program jangka panjang yang membutuhkan waktu pelaksanaan lintas generasi, namun memiliki tingkat urgensi yang tinggi karena ancaman kenaikan permukaan air laut dan penurunan muka tanah.

"Fokusnya di Teluk Jakarta dan di segmen Demak, Semarang, dan Kendal. Fokusnya di situ dulu," ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.