DPR: Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan, jabatan komisaris di badan usaha milik negara (BUMN) harus diisi oleh figur yang profesional dan memiliki kompetensi.
Pernyataan itu disampaikan Puan menanggapi sorotan publik terhadap penunjukan sejumlah komisaris BUMN yang ramai diperbincangkan di media sosial.
"Tentu saja kami di DPR mendorong agar ke depan yang ditetapkan menjadi komisaris adalah orang-orang yang profesional dan kompeten," kata Puan di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Sorotan publik antara lain mengarah pada penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai anggota Dewan Komisaris PT Krakatau Posco.
Mufli dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad sebelum menduduki jabatan tersebut.
Selain itu, publik juga menyoroti pengangkatan Ginka Febriyanti Ginting sebagai komisaris di Pertamina.
Baca Juga: Sikap Politik PDIP Disebut Abu-abu, Puan Membantah: Posisi Kita Jelas!
Ginka yang berusia 27 tahun sebelumnya dikenal sebagai relawan pemenangan Prabowo-Gibran.
Penunjukan kedua nama tersebut memicu beragam tanggapan di media sosial.
Sejumlah warganet mempertanyakan rekam jejak, profesionalisme, dan dasar penempatan mereka di posisi strategis BUMN.
Menanggapi polemik tersebut, Puan menekankan pentingnya memastikan seluruh proses pengisian jabatan komisaris mengedepankan kompetensi dan profesionalisme.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










