Presiden Prabowo Batal Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, Menteri Agama: Ada Tugas Kenegaraan Penting

AKURAT.CO Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan alasan Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam.
Nasaruddin menjelaskan, Presiden Prabowo sejatinya memiliki keinginan untuk hadir bersama masyarakat dalam kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut.
Namun, agenda kenegaraan membuat kepala negara berhalangan hadir.
"Sebelum saya melanjutkan, izinkan saya menyampaikan salam hangat dari Bapak Presiden Republik Indonesia, yang sesungguhnya beliau sangat berkeinginan untuk hadir bersama-sama kita pada malam ini," kata Nasaruddin.
Meski demikian, menurutnya, ketidakhadiran Presiden Prabowo bukan berarti mengurangi makna pelaksanaan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan.
Baca Juga: Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan, Lautan Umat Padati Monas
Pasalnya, Presiden Prabowo tengah menjalankan tugas kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan.
"Tetapi insyaAllah tanpa mengurangi, karena beliau ada juga tugas kenegaraan yang sangat penting dan beliau menyampaikan salam kepada kita semuanya," ujar Nasaruddin.
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin mengajak seluruh masyarakat menjadikan Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai momentum memperkuat rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia yang telah diraih dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa.
Ia mengingatkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia diperoleh berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.
"Malam ini kita berkumpul untuk berzikir dan berdoa dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan. Dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa kemerdekaan diraih atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, hingga kita dapat mensyukuri hari kemerdekaan yang ke-81 Republik Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: Polisi Kerahkan 3.269 Personel Amankan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Nasaruddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan tokoh agama yang hadir dalam kegiatan ini. Ia berharap doa bersama yang dipanjatkan menjadi keberkahan bagi bangsa Indonesia.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran bapak, ibu sekalian dalam kesempatan yang sangat berkah ini. Mudah-mudahan kita betul-betul mendapatkan manfaat dan berkah melalui doa yang sangat istimewa pada malam ini," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







