Anugerah Jurnalistik KWP 2026, DPR Tegaskan Peran Pers Kawal Indonesia Emas 2045

AKURAT.CO Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR RI, Suprihartini, menegaskan, pers memiliki peran strategis dalam mengawal demokrasi sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, media massa yang independen, kritis, dan berimbang menjadi pilar penting untuk memastikan proses demokrasi berjalan transparan dan akuntabel.
"Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan kerja keras para penyelenggara negara, tetapi juga memerlukan peran media massa yang independen, kritis, dan berimbang sebagai salah satu pilar penting yang memastikan proses demokrasi berjalan secara transparan dan akuntabel," ujar Suprihartini saat Pengumuman Anugerah Jurnalistik Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) 2026 dan Pameran Foto Jurnalistik Warna-Warni Parlemen ke-16 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Ia mengapresiasi konsistensi Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) yang selama 16 tahun berturut-turut menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik dan Pameran Foto Parlemen.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen insan pers parlemen dalam membangun budaya jurnalistik yang profesional, berkualitas, dan bertanggung jawab.
"Kami atas nama Sekretariat Jenderal DPR RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Koordinator Wartawan Parlemen yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan ini dari tahun ke tahun. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen membangun budaya jurnalistik yang profesional, berkualitas, dan bertanggung jawab kepada publik," katanya.
Suprihartini juga memberikan apresiasi kepada para jurnalis parlemen yang terus meningkatkan kompetensi, termasuk melalui pendidikan magister (S2). Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia akan berdampak pada kualitas pemberitaan parlemen.
Ia menilai tema Anugerah Jurnalistik KWP 2026, "Mengawal dan Mewujudkan Indonesia Emas", sangat relevan dengan tantangan pembangunan menuju 2045.
Sementara itu, Pameran Foto Jurnalistik Warna-Warni Parlemen dinilai tidak sekadar menampilkan dokumentasi visual, tetapi juga merekam sejarah dan menyampaikan perspektif mengenai dinamika kerja parlemen.
"Foto tidak hanya mengabadikan peristiwa, tetapi juga merekam sejarah, menyampaikan pesan, dan menghadirkan perspektif yang mungkin tidak selalu dapat diwakili oleh kata-kata," ujarnya.
Ia berharap Anugerah Jurnalistik KWP menjadi motivasi bagi insan pers untuk terus menghasilkan karya berkualitas dan memperkuat profesionalisme.
Sekretariat Jenderal DPR RI, lanjutnya, akan terus mendukung terciptanya hubungan yang sehat dan profesional antara parlemen dan media agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPR.
Warisan Sejarah Demokrasi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.
Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menilai jurnalis parlemen memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi sekaligus mencatat perjalanan sejarah bangsa.
Menurutnya, karya jurnalistik, khususnya foto, bukan sekadar dokumentasi visual, tetapi warisan sejarah bagi generasi mendatang.
"Selama mengemban amanah rakyat di gedung ini saya tidak pernah melangkah sendirian. Selalu ada dedikasi luar biasa dari rekan-rekan media yang tergabung dalam KWP yang mengawal setiap proses demokrasi di parlemen," kata Rieke.
Baca Juga: Kantongi Modal 15 Medali dari Kejuaraan Asia, Tim MMA Indonesia Makin Pede Tatap Asian Games 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










