Akurat Logo

Ini Kata Sahroni Soal Provokasi Kerusuhan Agustus yang Ramai di Medsos

Putri Dinda Permata Sari | 4 Agustus 2026, 12:34 WIB
Ini Kata Sahroni Soal Provokasi Kerusuhan Agustus yang Ramai di Medsos
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, ingatkan publik tidak terprovokasi isu kerusuhan jelang peringatan 17 Agustus 2026. - Foto: Akurat.co/Putri Dinda Permata Sari

AKURAT.CO Masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi isu dugaan cipta kondisi yang belakangan ramai beredar di media sosial, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, berbagai spekulasi yang beredar di media sosial belum tentu benar dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kalau ngomong cipta kondisi, kan ada pihak-pihak yang mungkin, mungkin ya, kita kan tidak tahu. Namanya media sosial kan ringan tangan," katanya, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Politikus Partai Nasdem itu berharap semua pihak lebih mengedepankan penyebaran informasi yang benar dan tidak menggiring opini yang dapat memicu ketakutan publik.

Sahroni, yang juga menjadi korban kerusuhan Jakarta pada Agustus 2025, menilai situasi kondusif harus dijaga bersama terutama menjelang peringatan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Pesta Rakyat HUT RI 2026 di Monas: Cek Jadwal, Lomba 17-an, Makan Gratis hingga Doorprize

"Tapi kita berharap para pihak lebih menguatkan pada isu-isu yang tidak benar, dan jangan menakutkan begitu. Karena masyarakat perlu kenyamanan. Dan kita harap negara ini negara yang kuat, dan jangan ada hal-hal yang menakutkan masyarakat," jelasnya.

Saat ditanya pesan kepada masyarakat maupun aparat penegak hukum terkait munculnya kekhawatiran atas isu tersebut, Sahroni mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan tidak mengedepankan kepentingan kelompok tertentu.

Menurutnya, stabilitas nasional merupakan kepentingan bersama yang harus dipelihara demi kepentingan rakyat.

"Kita sayang sama negara ini. Maka kita harus jaga sama-sama, tidak berpedoman pada satu pihak atau kelompok. Tapi kita harus bersama-sama menguatkan negara ini lebih kuat," tuturnya.

Sahroni juga mengingatkan bahwa setiap potensi konflik atau keributan pada akhirnya akan merugikan seluruh masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.

Baca Juga: Fenomena Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jelang HUT RI Jadi Sorotan, DPR Buka Suara

"Sayangilah negara kita. Karena kalau nanti ada keributan, yang rugi kita semua, bukan kepada satu orang atau kelompok. Mari kita jaga sama-sama untuk kepentingan rakyat dan Republik Indonesia," jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.