Pemerintah Siagakan Bantuan untuk Tangani Dampak Gempa NTT

AKURAT.CO Pemerintah pusat bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Pemerintah menyiagakan bantuan dari pusat, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung penanganan di wilayah terdampak.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa laporan terkait kejadian gempa tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah juga langsung berkoordinasi dengan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Basarnas serta BMKG.
"Tentunya kami menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap, yang dilaporkan kepada kami, ada beberapa korban meninggal dunia akibat gempa tersebut," kata Prasetyo, melalui keterangan resmi.
Baca Juga: Data Sementara: 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT
BMKG sempat memberikan peringatan dini terkait potensi tsunami setelah gempa terjadi. Namun, peringatan telah dicabut.
"Memang di beberapa tempat ada kenaikan muka air, tetapi masih tidak terlalu besar," ujar Prasetyo.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat juga telah berkoordinasi dengan gubernur NTT untuk memastikan langkah mitigasi dan penanganan darurat dilakukan dengan cepat.
Koordinasi melibatkan pemerintah daerah serta seluruh jajaran terkait, termasuk TNI dan Polri.
"Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait, termasuk TNI dan Polri, melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat tanggap darurat cepat untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian," jelas Prasetyo.
Baca Juga: Sampaikan Dukacita, Wapres Gibran Pastikan Pemerintah Lakukan Penanganan Darurat Gempa NTT
Terdapat laporan mengenai sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa. Salah satunya berada di kawasan pelabuhan di Maumere. Selain itu, terdapat sejumlah Gedung kantor yang dilaporkan runtuh.
"Ada dilaporkan beberapa yang masih ada di reruntuhan, dan beberapa bangunan-bangunan, ada pelabuhan di Maumere, itu ada reruntuhan-reruntuhan dan kemudian ada beberapa kantor-kantor juga yang runtuh," ujarnya.
Pemerintah meminta seluruh lokasi yang mengalami kerusakan segera diperiksa untuk memastikan kondisi masyarakat, serta menyelamatkan korban yang mungkin masih berada di bawah reruntuhan.
"Kami minta untuk segera cek, apakah ada korban di reruntuhan-reruntuhan tersebut," kata Prasetyo.
Di sisi lain, pemerintah pusat telah menyiagakan dukungan untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan di lapangan. Bantuan tersebut dapat segera dikerahkan apabila diperlukan.
Baca Juga: Gubernur NTT: Wilayah Utara Pulau Flores Paling Terdampak Gempa
"Kami juga men-stand by-kan di Halim (Bandara Halim Perdanakusuma). Bilamana sewaktu-waktu diperlukan bantuan dari pemerintah pusat, kami sudah siap siagakan," demikian Prasetyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









