Kemenpar Pastikan Keselamatan Wisatawan di Kawasan Destinasi Super Prioritas Floratama

AKURAT.CO Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) memastikan keselamatan wisatawan dan mengoordinasikan langkah-langkah penanganan darurat, pascagempa bumi yang mengguncang kawasan Mbay - Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Biro Komunikasi Kemenpar menyampaikan, gempa utama yang berpusat pada kedalaman 15 km di jarak 30 km Mbay - Nagekeo tersebut turut memicu serangkaian gempa susulan yang dirasakan hingga ke wilayah Labuan Bajo dan sekitarnya (M 6,2 pada pukul 06.13 WITA; M 4,5 pada pukul 06.22 WITA; dan M 5,6 pada pukul 06.37 WITA).
Kementerian Pariwisata memastikan keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama penanganan bencana di kawasan destinasi super prioritas Floratama (Flores, Alor, Lembata, dan Bima).
Baca Juga: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Pascagempa, 27 Ton Logistik Sudah Terkirim ke NTT
Sebanyak 986 wisatawan yang sempat tertahan di Pulau Padar akibat penutupan sementara pelayaran, telah berhasil dipulangkan dan tiba kembali dengan selamat di Labuan Bajo setelah maklumat pembukaan pelayaran resmi diterbitkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo.
Seluruh tamu hotel di kawasan Labuan Bajo telah dievakuasi ke titik aman luar gedung, antara lain di kawasan Natas Parapuar dan Lapangan RSUD Komodo. Wisatawan yang sempat dievakuasi ke Puncak Waringin (dari Meurorah Hotel) kini telah kembali ke akomodasi masing-masing.
Operasional penerbangan di Bandara Komodo tetap berjalan normal dengan pembatasan (with restriction) setelah melalui proses pemeriksaan kelaikan teknis. Aktivitas pelayaran laut telah dibuka kembali secara bertahap.
Baca Juga: Pasca Gempat NTT, PLN Pastikan BTS Kembali Teraliri Listrik
Guna memprioritaskan keamanan dan prosedur keselamatan bersama, seluruh rangkaian penutupan Festival Golo Koe di Manggarai Barat (misa, konser, dan pameran UMKM) resmi dihentikan.
Kementerian Pariwisata mengimbau seluruh pelaku usaha pariwisata, wisatawan lokal maupun mancanegara, serta masyarakat luas di wilayah Flores agar tetap tenang, tidak panik, dan selalu memperbarui informasi melalui saluran resmi BMKG, BPOLBF, dan instansi berwenang.
Data serta informasi mengenai dampak gempa dan kondisi sektor pariwisata ini bersifat sementara. Kemenpar akan terus memperbaharui data dan informasi secara berkala mengikuti perkembangan situasi di lapangan serta laporan resmi terkini dari BMKG, BPBD, Basarnas, Pemerintah Daerah, BPOLBF, dan instansi terkait lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









