Akurat
Pemprov Sumsel

Kemenpar Promosikan Destinasi Wisata 3B ke Pasar Quality Tourism di Empat Benua

Ahada Ramadhana | 29 November 2025, 14:56 WIB
Kemenpar Promosikan Destinasi Wisata 3B ke Pasar Quality Tourism di Empat Benua

AKURAT.CO Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkenalkan potensi wisata kawasan 3B (Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara) kepada pasar Afrika, Amerika, Eropa, dan Timur Tengah, melalui kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) Quality Tourism.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan famtrip yang dilaksanakan pada 15–23 November ini diikuti para tour operator terkemuka dari Argentina, Meksiko, Amerika Serikat, Mesir, Polandia, dan Rumania.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan destinasi unggulan serta produk pariwisata Indonesia berlayanan premium, kepada pasar quality-adventurous tourism di Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika.

Baca Juga: 10 Destinasi Wisata Keluarga di Aceh yang Ramah Anak, Indah, dan Edukatif

"Pasar quality tourism dengan daya beli tinggi merupakan target yang sangat potensial untuk digarap, karena mampu mendorong peningkatan kualitas pariwisata Indonesia," ucap dia dalam keterangannya, dikutip Sabtu (29/11/2025).

Made menambahkan, famtrip ini menjadi salah satu strategi promosi agar Indonesia mampu bersanding dan bersaing sebagai top of mind destination di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Amerika.

Melalui pengalaman experiential tourism, wisatawan akan mendapatkan pengalaman autentik yang berkesan, sekaligus mendorong tersusunnya paket wisata Indonesia yang sesuai dengan segmentasi pasar quality tourism global.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III Kemenpar, Wisnu Sindhutrisno, menegaskan bahwa Famtrip ini mengusung kampanye #GoBeyondOrdinary dengan menonjolkan pengalaman wisata Indonesia melalui berbagai produk unggulan.

Bukan hanya menampilkan keunikan budaya dan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan fasilitas premium yang menunjukkan kesiapan Indonesia menyambut pasar global.

"Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara memiliki keunikan yang sangat kompetitif di pasar internasional," kata Wisnu.

Baca Juga: 7 Desa Wisata Terbaik di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Tahun Ini

Famtrip ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Diskovera sebagai Destination Management Company sekaligus mitra co-branding Wonderful Indonesia.

Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai stakeholders seperti Turkish Airlines, BookCabin, Sheraton Jakarta Soekarno-Hatta Airport, Dialoog Banyuwangi, Plataran Menjangan Resort & Spa, Bali Beach Hotel, The Meru, Kappa Senses, Munduk Tentrem, Elevate Munduk Bali, The View Munduk Restaurant, Samsara Living Museum, The Garcia Ubud, Ismaya, The Cafe Lotus, Banyuwangi Airport, dan PT IAS Hospitality.

Selama di Banyuwangi, peserta juga mengunjungi Desa Wisata Osing Kemiren yang terpilih sebagai The Best Tourism Village by UN Tourism 2025. Mereka diperkenalkan pada gastronomi Indonesia melalui makanan tradisional serta kopi premium khas Banyuwangi yang dikenal memiliki karakter rasa kuat.

Peserta kemudian melanjutkan perjalanan ke Bali Barat menggunakan private yacht melalui Banyuwangi International Yacht Club untuk memberikan pengalaman minat khusus bagi segmen pasar premium.

Di Bali Barat dan Bali Utara, peserta menikmati berbagai fasilitas akomodasi, mengeksplorasi budaya dan tradisi desa wisata, serta mendalami gastronomi unggulan Indonesia.

"Mereka juga berkesempatan belajar membuat minuman dan jajanan tradisional, hingga membuat sesajen. Selain itu, dilakukan site inspection ke berbagai akomodasi premium untuk memperkaya referensi penyusunan paket quality tourism Indonesia ke depan," jelasnya.

Baca Juga: CBD Beachwalk PIK2, Destinasi Pantai Baru yang Padukan Wisata dan Pusat Bisnis

Keseluruhan perjalanan ditutup dengan Farewell Dinner yang menghadirkan mitra pemerintah daerah, asosiasi, dan para kolaborator. Wisnu menyampaikan bahwa peserta merasakan langsung petualangan yang unik, keragaman budaya, keramahan masyarakat, gastronomi autentik, serta layanan premium yang diberikan sepanjang perjalanan.

Para peserta berharap setelah famtrip ini, mereka dapat menyusun paket wisata Indonesia untuk dipromosikan dan dijual langsung kepada wisatawan di negara masing-masing.

Dia berharap, hasil famtrip ini berkontribusi pada meningkatnya minat dan penawaran paket wisata premium Indonesia di berbagai pasar internasional, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi kelas dunia.

"Melalui respons positif peserta, kami optimistis Indonesia memiliki potensi besar untuk meraih segmen pasar quality tourism. Famtrip ini menjadi langkah nyata dalam mempromosikan destinasi 3B ke pasar internasional dan menarik lebih banyak wisatawan dari seluruh dunia," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.