Akurat Logo

Jadi Inspektur Upacara, Presiden Prabowo Ajak Peserta Doakan Korban Bencana saat Mengheningkan Cipta

Moehamad Dheny Permana | 17 Agustus 2026, 12:56 WIB
Jadi Inspektur Upacara, Presiden Prabowo Ajak Peserta Doakan Korban Bencana saat Mengheningkan Cipta
Presiden Prabowo Subianto menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka. - Akurat.co/Moehamad Dheny Permana

AKURAT.CO Dalam upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Republik Indonesia, Presiden RI, Prabowo Subianto, mengajak seluruh peserta upacara dan masyarakat Indonesia untuk memanjatkan doa bagi korban bencana alam.

Saat memimpin prosesi mengheningkan cipta setelah pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan, dia meminta peserta upacara sejenak menundukkan kepala, tidak hanya untuk mengenang jasa pahlawan, tetapi juga mengirimkan doa bagi warga yang terdampak bencana di Sumatera, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan berbagai daerah lainnya.

Baca Juga: Megawati Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT

"Saudara-saudara sekalian, marilah kita mengheningkan cipta untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia. Serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatera, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Mengheningkan cipta dimulai," kata Prabowo, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

Suasana Istana Merdeka seketika hening. Seluruh tamu undangan dan peserta upacara menundukkan kepala bersama Presiden Prabowo, sebagai bentuk solidaritas nasional dan rasa empati mendalam di tengah semarak perayaan HUT ke-81 RI.

Usai hening cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara, rangkaian seremoni dilanjutkan dengan prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih yang berlangsung lancar dan penuh khidmat di hadapan Presiden serta ribuan tamu undangan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.