Badan Bank Tanah Siapkan 76 Ha Lahan untuk Pembangunan PLTS 100 GWp di Purwakarta

AKURAT.CO Badan Bank Tanah (BBT) menyiapkan lahan seluas 76 hektare (Ha), untuk mendukung program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas total 100 gigawatt peak (GWp) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Sekretaris Badan BBT, Jarot Wahyu Wibowo, mengatakan dukungan penyediaan tanah tersebut sejalan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Bank Tanah dalam menjamin ketersediaan tanah, salah satunya untuk kepentingan umum.
"Lahan tersebut siap digunakan untuk mendukung upaya swasembada energi pemerintah melalui program PLTS 100 GWp. Apalagi, proyek ini akan memberikan dampak ekonomi melalui penghematan biaya energi," kata Gatot dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8/2026).
Baca Juga: INDEF Dorong Kawasan Industri Jadi Penggerak PLTS 30 GWp
Saat ini, Badan Bank Tanah terus melakukan koordinasi dengan lintas kementerian dan instansi terkait. Melalui dukungan ini, Badan Bank Tanah berharap dapat membantu akselerasi implementasi program PLTS 100 GWp secara masif dalam 3 tahun.
"Saat ini akan dilakukan tender oleh PLN. Nantinya, pemenang tender akan berkomunikasi dengan kami terkait kerja sama pemanfaatan tanah tersebut untuk PLTS," paparnya.
Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi meluncurkan program pembangunan PLTS dengan kapasitas total 100 GWp di berbagai wilayah Indonesia. Peluncuran program dilakukan di Monumen Operasi Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.
Baca Juga: Pemerintah Kebut PLTS 100 GWp, PLN Siapkan Infrastruktur dan Sistem Kelistrikan
Ada 14 proyek dengan total kapasitas mencapai 5,2 gigawatt peak (GWp) sebagai bagian dari program PLTS 100 GWp dengan nilai investasi mencapai Rp135 triliun.
Beberapa proyek PLTS siap tender, yakni mencakup PLTS Gilimanuk berkapasitas 300 MWp, PLTS Madura 605 MWp, PLTS Jatigede 636 MWp, PLTS Cirata 1.250 MWp, PLTS Jatiluhur 1.688 MWp, PLTS Lahan Bank Tanah 69 MWp, PLTS Desa Sembur 0,92 MWp, PLTS Renggit 0,078 MWp, dan PLTS Tembesi 46 MWp.
Proyek ini diproyeksikan dapat menciptakan 234 ribu lapangan pekerjaan pada sector konstruksi dan instalasi serta 281 ribu pada sektor manufaktur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







