Gibran Pastikan Huntap untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Napa Dibangun Bulan Ini

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau Hunian Sementara (Huntara) Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut), untuk mendengarkan langsung keluhan warga terdampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumut pada akhir November 2025.
Dia pun menyampaikan permohonan maaf karena banyak warga yang hingga kini masih menempati huntara dan menunggu adanya hunian tetap (huntap). Dia memastikan pembangunan huntap bagi warga akan dimulai bulan ini.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pemulihan pascabencana di Sumut berjalan optimal dan berbagai kendala yang masih dihadapi masyarakat selama masa transisi dapat segera ditangani. Dia menilai, kebutuhan hunian bagi warga terdampak perlu segera dituntaskan, terutama bagi mereka yang masih menempati huntara.
Baca Juga: Ara Pastikan Tender Huntap Pascabencana Tetap Jalan, Mulai Dibangun September 2026
"Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan (huntap) sehingga semua bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman," kata Gibran, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan hunian tidak hanya menyangkut pembangunan rumah, tetapi juga memastikan warga memperoleh tempat tinggal yang aman dan fasilitas dasar yang dapat berfungsi dengan baik.
Kepastian hunian menjadi bagian penting agar masyarakat dapat kembali menjalankan kehidupan dan aktivitas sehari-hari secara lebih layak.
Kondisi yang disampaikan warga menjadi perhatian pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan hunian harus berjalan seiring dengan upaya mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan kali ini, Wapres telah meninjau tiga lokasi hunian bagi warga terdampak bencana di Sumut, yakni Huntap Aek Parombunan di Kota Sibolga, serta Huntap Desa Hapesong Baru dan Huntara Desa Napa di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi hunian sekaligus memastikan kebutuhan warga menjadi perhatian dalam proses pemulihan.
Baca Juga: Pemda Diberi Waktu Sepekan Rampungkan Data Huntap di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
Dia menekankan, setiap keluhan dan kendala yang ditemukan di lapangan perlu segera ditindaklanjuti melalui koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Penyelesaian berbagai persoalan tersebut penting agar proses pemulihan dapat berjalan sesuai kebutuhan warga.
"Setiap kendala dan keluhan yang dialami warga terdampak adalah hal penting yang harus ditindaklanjuti, karena merupakan tanggung jawab pemerintah memastikan kendala masyarakat selama masa pemulihan bisa tertangani," jelasnya.
Pembangunan huntap bagi warga yang masih menunggu akan mulai dilaksanakan bulan ini. Wapres meminta proses tersebut dikawal bersama agar pembangunan dapat segera berjalan dan warga memperoleh hunian yang lebih layak, aman, serta memberikan kepastian bagi kehidupan mereka ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








