Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 6 September 2026

AKURAT.CO Hari ini tanggal berapa Hijriah menjadi salah satu informasi yang banyak dicari untuk mengetahui padanan tanggal Masehi dalam kalender Islam. Pada Minggu (6/9/2026), tanggal tersebut bertepatan dengan 24 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Kalender Islam memiliki sistem penanggalan yang berbeda dari kalender Masehi karena menggunakan siklus Bulan sebagai salah satu dasar perhitungannya. Lantas, selain mengetahui tanggal Hijriah hari ini, bagaimana posisi 6 September 2026 dalam kalender Islam dan seperti apa urutan tanggal Hijriah sepanjang September?
Baca Juga: Konser Kahitna 40 Tahun, Yovie Widianto: Paling Sedikit Sampai 15 Tahun yang Ikut Kerja Sama Saya
6 September 2026 Tanggal Hijriah Berapa?
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia, 6 September 2026 bertepatan dengan 24 Rabiul Awal 1448 H.
Dengan demikian, bagi yang mencari jawaban atas pertanyaan 6 September 2026 tanggal Hijriah berapa, jawabannya adalah 24 Rabiul Awal 1448 H.
Berikut rincian kalender Islam pada hari tersebut:
Tanggal Masehi: 6 September 2026
Hari: Minggu
Tanggal Hijriah: 24 Rabiul Awal 1448 H
Kalender Islam September 2026
September 2026 berada dalam dua bulan Hijriah, yaitu Rabiul Awal dan Rabiul Akhir 1448 H. Peralihan bulan terjadi pada 13 September 2026, yang menjadi 1 Rabiul Akhir 1448 H.
Berikut kalender Hijriah September 2026:
1 September 2026: 19 Rabiul Awal 1448 H
2 September 2026: 20 Rabiul Awal 1448 H
3 September 2026: 21 Rabiul Awal 1448 H
4 September 2026: 22 Rabiul Awal 1448 H
5 September 2026: 23 Rabiul Awal 1448 H
6 September 2026: 24 Rabiul Awal 1448 H
7 September 2026: 25 Rabiul Awal 1448 H
8 September 2026: 26 Rabiul Awal 1448 H
9 September 2026: 27 Rabiul Awal 1448 H
10 September 2026: 28 Rabiul Awal 1448 H
11 September 2026: 29 Rabiul Awal 1448 H
12 September 2026: 30 Rabiul Awal 1448 H
13 September 2026: 1 Rabiul Akhir 1448 H
14 September 2026: 2 Rabiul Akhir 1448 H
15 September 2026: 3 Rabiul Akhir 1448 H
16 September 2026: 4 Rabiul Akhir 1448 H
17 September 2026: 5 Rabiul Akhir 1448 H
18 September 2026: 6 Rabiul Akhir 1448 H
19 September 2026: 7 Rabiul Akhir 1448 H
20 September 2026: 8 Rabiul Akhir 1448 H
21 September 2026: 9 Rabiul Akhir 1448 H
22 September 2026: 10 Rabiul Akhir 1448 H
23 September 2026: 11 Rabiul Akhir 1448 H
24 September 2026: 12 Rabiul Akhir 1448 H
25 September 2026: 13 Rabiul Akhir 1448 H
26 September 2026: 14 Rabiul Akhir 1448 H
27 September 2026: 15 Rabiul Akhir 1448 H
28 September 2026: 16 Rabiul Akhir 1448 H
29 September 2026: 17 Rabiul Akhir 1448 H
30 September 2026: 18 Rabiul Akhir 1448 H
Baca Juga: Cegah Beban Moral Demokrasi, Bawaslu Sahkan Pedoman Penanganan Kekerasan Seksual Internal
Mengapa Kalender Hijriah Berbeda dengan Kalender Masehi?
Kalender Hijriah dan kalender Masehi menggunakan dasar perhitungan yang berbeda. Kalender Masehi termasuk kalender solar karena perhitungannya berkaitan dengan siklus Bumi mengelilingi Matahari, sedangkan kalender Hijriah menggunakan siklus Bulan atau bersifat lunar.
Perbedaan tersebut membuat jumlah hari dalam satu tahun pada kedua sistem penanggalan tidak sama. Tahun Masehi umumnya terdiri atas 365 hari dan menjadi 366 hari ketika memasuki tahun kabisat.
Sementara itu, satu tahun Hijriah terdiri atas 12 bulan berdasarkan siklus sinodis Bulan. Panjang setiap bulan dapat mencapai 29 atau 30 hari sehingga jumlah hari dalam satu tahun Hijriah umumnya sekitar 354 atau 355 hari.
Mengapa Tanggal Hijriah Bisa Berbeda?
Penentuan awal bulan Hijriah berkaitan dengan siklus Bulan dan penetapan awal bulan baru. Dalam praktiknya, terdapat metode perhitungan kalender yang dapat menggunakan hisab maupun rukyat sesuai ketentuan dan otoritas yang digunakan.
Karena itu, tanggal Hijriah pada suatu kalender dapat memiliki perbedaan dengan hasil penetapan tertentu apabila metode atau acuan yang digunakan berbeda. Untuk kebutuhan kalender resmi di Indonesia, masyarakat dapat merujuk pada kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama.
Kalender Hijriah Menggunakan Peredaran Bulan
Salah satu ciri utama kalender Hijriah adalah penggunaan siklus Bulan sebagai dasar penanggalan. Perubahan fase Bulan menjadi bagian penting dalam menentukan perjalanan bulan-bulan Hijriah.
Dalam satu bulan Hijriah, jumlah harinya dapat berjumlah 29 atau 30 hari. Hal ini berbeda dengan kalender Masehi yang memiliki jumlah hari dalam setiap bulan yang telah ditetapkan dan memiliki penyesuaian khusus pada Februari saat tahun kabisat.
Perbedaan sistem inilah yang menyebabkan tanggal dalam kalender Islam terus bergeser jika dibandingkan dengan kalender Masehi dari tahun ke tahun.
Jadi, Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah?
Jika yang dimaksud adalah Minggu, 6 September 2026, maka tanggal tersebut bertepatan dengan 24 Rabiul Awal 1448 H.
Tanggal ini berada di penghujung bulan Rabiul Awal. Sepekan kemudian, tepatnya 13 September 2026, kalender Hijriah memasuki bulan Rabiul Akhir 1448 H.
Informasi tanggal Hijriah dapat menjadi rujukan untuk mengetahui posisi tanggal Masehi dalam kalender Islam, termasuk ketika masyarakat ingin mengikuti penanggalan untuk kebutuhan ibadah, kegiatan keagamaan, maupun peringatan hari-hari penting Islam.
Baca Juga: Kalender Jawa 6 September 2026: Watak Weton Minggu Legi, Tegas dan Punya Intuisi Kuat
FAQ
Hari ini tanggal berapa Hijriah, 6 September 2026?
Hari ini, Minggu 6 September 2026, bertepatan dengan 24 Rabiul Awal 1448 H.
6 September 2026 tanggal Hijriah berapa?
Tanggal 6 September 2026 adalah 24 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Kalender Islam 6 September 2026 tanggal berapa?
Kalender Islam pada 6 September 2026 menunjukkan tanggal 24 Rabiul Awal 1448 H.
September 2026 masuk bulan Hijriah apa?
September 2026 mencakup dua bulan Hijriah, yakni Rabiul Awal dan Rabiul Akhir 1448 H.
Kapan Rabiul Akhir 1448 H dimulai?
Rabiul Akhir 1448 H dimulai pada 13 September 2026, berdasarkan kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









