Akurat Logo

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Perlu Maksimalkan Personel dan Perluas Area Pencarian

Ayu Rachmaningtyas | 9 September 2026, 17:07 WIB
5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Perlu Maksimalkan Personel dan Perluas Area Pencarian
Operasi pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda.

AKURAT.CO Pemerintah dan Tim SAR diminta untuk memaksimalkan sumber daya dan area pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda, saat meliput di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Anggota Komisi XIII DPR RI, Iman Sukri, mengatakan keselamatan jurnalis harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, jurnalis kerap berada di garda terdepan untuk menyampaikan fakta kepada masyarakat, bahkan di lokasi rawan bencana dengan risiko keselamatan tinggi.

"Jurnalis adalah profesi yang mulia, karena mereka menjadi mata dan telinga masyarakat. Mereka bekerja untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai berbagai peristiwa. Namun, di balik tugas tersebut, keselamatan mereka juga harus benar-benar diperhatikan dan menjadi prioritas," kata Iman, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga: Dasco Minta Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Dimaksimalkan

Dia meminta agar seluruh unsur SAR, mulai dari personel hingga armada kapal dan peralatan komunikasi, saling bersinergi agar operasi penyelamatan berjalan terukur dan optimal.

"Kita berharap segera mendengar kabar baik. Semoga kelima jurnalis dan tiga orang lainnya yang berada dalam kapal tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat, tanpa kurang apapun," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan lima jurnalis bersama tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda belum ditemukan.

Baca Juga: Basarnas: Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Belum Ditemukan

"Hingga siang hari ini, memang tanda-tanda ditemukan memang belum ada. Namun tim SAR ini terbagi menjadi beberapa unsur sedang tetap melaksanakan operasi SAR," kata Syafii saat dihubungi Akurat.co, Rabu (9/9/2026).

Basarnas telah mengerahkan sejumlah unsur SAR untuk melakukan pencarian. Operasi pada hari ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dengan melibatkan Kantor SAR Banten dan KN SAR Tetuka yang membawa sembilan personel.

Selain itu, pencarian juga melibatkan rescue dari Pandeglang, Banten, Merak, serta Polda Banten dan potensi SAR lainnya. "Kemudian rescue dari Pandeglang, kemudian dari Banten, kemudian ada rescue Merak, Polda, Banten. Kemudian dan juga potensi SAR yang lainnya ikut tergabung dalam pencarian," ucapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.