Indonesia dan Malaysia Kolaborasi Kembangkan Perdesaan dan Kawasan Transmigrasi

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, bersama Deputi Perdana Menteri (DPM) sekaligus Menteri Kemajuan Desa dan Wilayah Malaysia, Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi, membahas peluang kerja sama pengembangan perdesaan di kedua negara.
DPM Ahmad Zahid menyampaikan keinginan Malaysia, untuk memperluas kolaborasi antara Kementerian Kemajuan Desa dan Wilayah Malaysia dengan Kementerian Desa RI.
Dia melihat banyak kesamaan antara Indonesia dan Malaysia dalam pembangunan kawasan perdesaan, sehingga kedua negara dapat saling berbagi pengalaman dan perencanaan, termasuk dalam pengembangan kawasan transmigrasi.
Baca Juga: Bertemu DPM Malaysia, Gibran Ingin Kerja Sama Industri Halal Diperkuat hingga ke Tingkat ASEAN
"Banyak similarity atau kesamaan antara Indonesia dan Malaysia, mungkin kita boleh berkongsi pengalaman. Boleh juga berkongsi perencanaan untuk memanjukan kawasan-kawasan perdesaan, terutamanya bagi daerah penduduk transmigrasi dari luar bandar (kota)," kata DMP Ahmad Zahid, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Menanggapi hal tersebut, Gibran menyampaikan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 75 ribu desa yang menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.
Sejak 2015, pemerintah telah mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan potensi ekonomi, hingga penanganan bencana.
Dia meyakini, pembangunan desa memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat perekonomian dari tingkat paling bawah.
Baca Juga: Kinza Bidik Indonesia dan Malaysia untuk Perluas Pasar Asia Tenggara
Karena itu, dia mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Malaysia dalam pembangunan perdesaan. Antara lain melalui pertukaran pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik untuk mengembangkan kawasan perdesaan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Selain itu, Gibran menekankan pentingnya memastikan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia memperoleh proteksi dan pelindungan yang baik. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menjelaskan pesan tersebut menjadi salah satu perhatian Wapres dalam pertemuan dengan DPM Malaysia.
"Terkait dengan pelindungan pekerja migran yang ada di Malaysia. Termasuk tadi Pak Wakil Presiden juga memesankan pentingnya memberikan proteksi yang bagus, pelindungan yang baik terhadap pekerja-pekerja migran kita yang ada di Malaysia," jelas Mukhtarudin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







