Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyebut Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menyelamatkan keuangan negara Rp52 triliun dalam kurun waktu dua tahun.
Total uang tersebut telah disetorkan ke kas negara secara bertahap melalui delapan kali proses penyerahan dari Satgas PKH kepada Kementerian Keuangan.
Demikian disampaikan Presiden Prabowo dalam acara penyerahan hasil penyelamatan uang negara dan penguasaan kawasan hutan tahap kedelapan dari Satgas PKH di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/202).
"Acara seperti ini sudah yang kedelapan kali dan total uang tunai yang diserahkan kurang lebih sudah Rp52 triliun. Rp52 triliun sekitar tiga miliar dolar yang kita selamatkan dalam dua tahun," ujarnya.
Presiden Prabowo mengapresiasi hasil nyata dari kerja keras Satgas PKH yang terdiri dari 12 institusi, yang bekerja sama dalam rangka menyelamatkan dan mengamankan kekayaan negara.
Baca Juga: Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH
"Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan ini. Saya mengerti dan saya paham bahwa tantangan yang saudara hadapi tidak ringan," ujarnya.
Adapun dalam penyerahan kali ini, Satgas PKH menyerahkan uang sebesar Rp13.241.335.681.910,13 untuk disetorkan ke kas negara yang berasal dari beberapa instrumen.
Pertama adalah hasil penagihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp3.475.738.523.741,13.
Kedua, PNBP kejaksaan yang berasal dari penanganan tindak pidana khusus sebesar Rp1.535.750.234.271,00 dan penerimaan pajak atas wajib pajak tindak lanjut Satgas PKH sebesar Rp8.229.846.923.898,00
Selain penyerahan uang, Tim Satgas PKH juga telah berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan baik sektor perkebunan dan sektor pertambangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








