Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Minta Satgas PKH Tertibkan Kawasan Hutan Tanpa Pandang Bulu: Jangan Mau Dilobi, Jangan Gentar

Atikah Umiyani | 24 Desember 2025, 23:56 WIB
Prabowo Minta Satgas PKH Tertibkan Kawasan Hutan Tanpa Pandang Bulu: Jangan Mau Dilobi, Jangan Gentar

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, memerintahkan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk menertibkan kawasan hutan tanpa pandang bulu demi kepentingan rakyat. Dia juga mewanti-wanti jajaran Satgas PKH, agar dapat bertindak tegas dan mengedepankan integritas. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat menghadiri penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara sebesar Rp6,6 triliun di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). 

"Saya perintahkan dengan tegas. Jangan ragu, jangan pandang bulu, jangan mau dilobi. Mari kita teruskan perjuangan ini. Jangan gentar, jangan surut semangat. Kita berada di jalan yang benar dan jalan yang mulia, membela kepentingan jutaan rakyat Indonesia," kata Prabowo. 

Baca Juga: Prabowo: Satgas PKH Pendekar Sejati, Sukses Lawan Preman-preman Bayaran

Dia menegaskan bahwa Satgas PKH dibentuk sebagai langkah serius pemerintah, dalam upaya penertiban kawasan hutan. Satgas PKH dibentuk melalui Peraturan Presiden (Perpres) No 5 Tahun 2025 pada 21 Januari 2025.

Satgas PKH terdiri atas unsur TNI, Kejaksaan, Kepolisian, BPKP, BPN, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Badan Informasi Geospasial, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta aparat kewilayahan yang diberi tugas untuk mengembalikan fungsi kawasan hutan yang dikuasai ilegal dan memulihkan hak negara atas kawasan hutan. 

Penguasaan kawasan hutan secara ilegal telah berlangsung selama puluhan tahun. "Ini dilakukan oleh pihak-pihak yang menganut paham keserakahan, yang berani melecehkan negara, menganggap pejabat di setiap eselon bisa dibeli dan disogok," ungkap Prabowo.

Dia menambahkan, Satgas PKH menghadapi berbagai rintangan di lapangan. Ada perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini menguasai kawasan hutan secara ilegal. Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa Satgas PKH tak pernah gentar.

"Kita memahami ada upaya-upaya untuk menghambat verifikasi dan investigasi. Ada perlawanan, ada penghasutan terhadap rakyat, ada preman-preman yang dibayar untuk melawan petugas. Semua itu sering kali tidak terlihat oleh media, kamera, influencer, maupun vlogger. Namun, saudara-saudara (Satgas PKH) tetap bekerja dengan penuh dedikasi," katanya.

Baca Juga: Prabowo: Rp6,6 Triliun Hasil Kejagung Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Pengungsi Sumatera

Berkat tindakan tegas tanpa pandang bulu dari Satgas PKH, kata Prabowo, lahan seluas 4,08 juta hektare berhasil dikuasai kembali oleh negara.

Prabowo pun menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh kementerian dan lembaga yang telah mendukung upaya Satgas PKH menertibkan kawasan hutan.

"Atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, saya mengucapkan terima kasih. Saudara-saudara telah bekerja keras dalam kondisi yang sangat sulit, di medan yang tidak mudah. Verifikasi terhadap 4 juta hektare bukanlah pekerjaan ringan, terlebih dengan banyaknya korporasi yang melakukan pelanggaran,” ungkap Prabowo.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.