Kemensos Gunakan Riset dan Inovasi BRIN untuk Perkuat Program Sekolah Rakyat

AKURAT.CO Kementerian Sosial menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), untuk memperkuat penyelenggaraan program Sekolah Rakyat melalui riset dan inovasi.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan pemanfaatan berbagai hasil riset dan inovasi dari BRIN dapat mendukung proses pembelajaran maupun infrastruktur yang menunjang keseharian siswa di asrama.
"Hari ini kita MoU dengan BRIN untuk memanfaatkan hasil inovasi, hasil riset dari BRIN dalam rangka memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat, tentu dalam kerangka pembelajaran siswa-siswa," kata Gus Ipul usai kegiatan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi, dikutip Jumat (9/10/2026).
Penandatangan MoU dilakukan langsung oleh Gus Ipul dan Kepala BRIN Arif Satria. Kegiatan tersebut turut dimeriahkan penampilan siswa SRT 1 Kabupaten Bekasi yang membawakan sejumlah pertunjukan, mulai dari pidato lintas bahasa, paduan suara, hingga pembacaan puisi.
Suasana semakin hangat ketika Gus Ipul berdialog dengan sejumlah siswa. Salah satunya Dani Dwi Maulana, siswa jenjang SMA SRT 1 Kabupaten Bekasi yang dipercaya menjadi Ketua OSIS.
"Yang paling berkesan di sini, saya menemukan jati diri saya, sebelum di sini saya itu pemalu," kata Dani saat bercerita perkembangannya selama satu tahun menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.
Dalam arahannya, Gus Ipul menyampaikan bahwa terdapat beberapa hasil riset dari BRIN yang dapat dimanfaatkan untuk siswa Sekolah Rakyat, salah satunya adalah produk sepatu hasil inovasi dari BRIN.
"Yang ini tentu kalau nanti bisa diberikan kepada siswa baru tahun ajaran depan, itu akan lebih efisien. Dan lebih-lebih ini adalah produk asli dari BRIN, produk dalam negeri kita," ujarnya.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Tanah Datar Segera Masuk Tender, Target Rampung Tahun Depan
Kemudian, untuk mendukung infrastruktur Sekolah Rakyat, BRIN juga akan menghadirkan alat pengolahan sampah dan alat pengolahan air bersih. "Intinya bahwa kami sangat membutuhkan dukungan dari BRIN dalam rangka untuk terus kita berusaha menyempurnakan, memperbaiki tata kelola penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini," katanya.
Senada dengan Gus Ipul, Kepala BRIN Arif Satria mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus menjalin kolaborasi dengan Kemensos, dan melakukan riset dan inovasi sesuai kebutuhan untuk mendukung program Sekolah Rakyat.
"Tentu kita akan terus me-list kebutuhan-kebutuhan, riset apa yang harus dilakukan untuk menyukseskan Sekolah Rakyat ini," kata Arif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






