CNN Indonesia Klarifikasi Dugaan Rekayasa Berita oleh Oknum Wartawan dan Pemanggilan Dewan Pers

AKURAT.CO CNN Indonesia memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan salah satu wartawan mereka dalam rekayasa laporan kepolisian atas kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang yang terjadi pada Minggu (24/11).
Dalam insiden tersebut, seorang oknum polisi dilaporkan menembak tiga siswa, termasuk Gamma Rizkynata Oktafandy, yang tewas di tempat, serta dua siswa lain yang mengalami luka tembak.
Melalui pernyataan resmi, Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, mengonfirmasi bahwa wartawan yang dimaksud, Damar Sinuko, merupakan salah satu jurnalis mereka yang bertugas di Semarang.
Baca Juga: Kapolrestabes Semarang Siap Dievaluasi Terkait Kasus Penembakan Siswa SMK Gamma Rizkynata
"Kami segera melakukan investigasi internal untuk memeriksa kebenaran dugaan tersebut. Sementara itu, jurnalis yang dilaporkan telah dibebastugaskan dari semua kegiatan jurnalistik hingga ada keputusan lebih lanjut," ujar Titin.
CNN Indonesia menegaskan bahwa mereka berkomitmen menjalankan investigasi dengan adil dan transparan, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait seperti jaringan jurnalis dan keluarga korban.
Dalam pernyataan tersebut, CNN Indonesia juga menekankan pentingnya mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
"Pelanggaran terhadap kode etik akan dikenakan sanksi tegas," tambahnya.
Dewan Pers Lakukan Pemanggilan
Menanggapi dugaan ini, Dewan Pers juga berencana memanggil wartawan CNN Indonesia serta pihak manajemen media tersebut.
Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, menyatakan pemanggilan ini dilakukan untuk meminta klarifikasi atas pemberitaan yang menyinggung dugaan keterlibatan oknum wartawan dalam rekayasa informasi.
"Kami akan meminta penjelasan CNN Indonesia dan wartawan terkait agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan tuntas," ungkap Ninik, Rabu (4/12), di Jakarta.
Menurut Dewan Pers, proses pemanggilan ini akan dilakukan dalam koordinasi lebih lanjut.
Baca Juga: PDIP Kecam Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang, Minta Kepolisian Hadirkan Keadilan
Secara informal, CNN Indonesia telah menyampaikan bahwa mereka masih menjalani investigasi internal dan berkomitmen untuk memberikan informasi yang relevan kepada publik.
Dewan Pers mengingatkan bahwa setiap media dan wartawan di Indonesia wajib menjalankan tugasnya sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
"Pemberitaan harus dilakukan secara jujur, tanpa ada rekayasa yang mencederai nilai jurnalistik," tegas Ninik.
Kasus ini menjadi perhatian luas, mengingat isu sensitivitasnya yang melibatkan aparat penegak hukum dan keberlanjutan kredibilitas media dalam melaporkan fakta.
Dengan adanya klarifikasi dari CNN Indonesia dan langkah Dewan Pers, diharapkan insiden ini dapat segera menemukan titik terang dan tidak mengurangi kepercayaan publik terhadap institusi media di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






