Putin Tegas ke AS: Jangan Tekan India dan Tiongkok dengan Sanksi

AKURAT.CO Presiden Rusia Vladimir Putin mengingatkan Amerika Serikat agar tidak menekan India dan Tiongkok dengan tarif maupun sanksi. Menurutnya, cara seperti itu tidak akan berhasil terhadap dua kekuatan besar Asia.
“You cannot talk to India or China like that,” tegas Putin usai menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) dan parade militer di Tiongkok, Selasa (3/9).
Putin: India dan Tiongkok Bukan Negara yang Bisa Ditekan
Putin menuduh pemerintahan Presiden AS Donald Trump menggunakan sanksi dan tarif sebagai alat politik untuk melemahkan India dan Tiongkok.
“India dengan 1,5 miliar penduduk dan Tiongkok dengan ekonomi yang sangat kuat memiliki sistem hukum serta mekanisme politik mereka sendiri. Jika ada yang mencoba menghukum mereka, para pemimpin kedua negara tentu tidak akan tinggal diam,” ujar Putin.
Ia menambahkan, sejarah panjang kolonialisme yang pernah dialami India dan Tiongkok membuat keduanya sangat sensitif terhadap tekanan dari luar. “Jika mereka menunjukkan kelemahan, karier politik pemimpinnya bisa berakhir,” lanjutnya.
Putin juga menyebut retorika Washington ketinggalan zaman. “Era kolonial sudah berakhir. Tidak bisa lagi memakai bahasa seperti itu dalam berbicara dengan mitra internasional,” katanya.
Meski demikian, Putin optimistis ketegangan ini pada akhirnya akan mereda. “Semuanya akan kembali normal, dan dialog politik akan berjalan sebagaimana mestinya,” ucapnya.
Trump Ancam Sanksi Lebih Berat ke India
Pernyataan Putin muncul di tengah hubungan panas antara India dan AS. Pemerintahan Trump diketahui telah menjatuhkan sanksi sekunder terhadap India karena tetap membeli minyak dari Rusia.
Trump bahkan mengisyaratkan sanksi tambahan tahap dua dan tiga. “Dua minggu lalu saya sudah peringatkan, jika India membeli minyak Rusia, maka India akan mendapat masalah besar. Dan itulah yang akan terjadi,” kata Trump.
Menurutnya, kebijakan itu sudah merugikan Rusia hingga “ratusan miliar dolar”.
Putin Puji Peran India dan Tiongkok di Konflik Ukraina
Di kesempatan lain, Putin justru memberikan pujian kepada India dan Tiongkok atas upaya mereka membantu mencari jalan damai di konflik Ukraina.
“Kami sangat menghargai kontribusi Tiongkok, India, dan mitra strategis lainnya dalam mendorong penyelesaian krisis Ukraina,” ujar Putin saat KTT SCO.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








