Pemerintah China Menyambut Gencatan Senjata antara Kamboja dan Thailand

AKURAT.CO Pemerintah China menyambut gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand setelah bentrokan perbatasan selama beberapa pekan terakhir menewaskan sedikitnya 101 orang dan memaksa ratusan ribu warga mengungsi.
Gencatan senjata tersebut disepakati Thailand dan Kamboja pada Sabtu (27/12), sekaligus mengakhiri bentrokan sengit di wilayah perbatasan yang menewaskan sedikitnya 101 orang dan memaksa lebih dari setengah juta warga mengungsi. Kesepakatan ini menjadi gencatan senjata kedua yang dicapai kedua negara dalam beberapa bulan terakhir.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi, dalam pertemuan dengan Menlu Kamboja Prak Sokhonn, menyebut gencatan senjata itu sebagai langkah penting menuju pemulihan perdamaian. Wang menilai kesepakatan tersebut sejalan dengan harapan bersama negara-negara di kawasan.
Pejabat Kamboja dan Thailand dijadwalkan menghadiri pertemuan dua hari di Provinsi Yunnan, China barat daya, pada Minggu dan Senin. Selain Prak Sokhonn, Thailand juga akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sihasak Phuangketkeow. Keduanya akan bertemu langsung dengan Wang Yi untuk membahas situasi terkini di perbatasan kedua negara.
Dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita resmi China, Xinhua, Wang mendorong Kamboja dan Thailand untuk memperkuat gencatan senjata secara menyeluruh dan berkelanjutan, melanjutkan kembali aktivitas normal, serta membangun kembali kepercayaan satu sama lain.
Wang juga menekankan pentingnya pertemuan di Yunnan dimanfaatkan sebagai ajang komunikasi yang lebih fleksibel antara diplomat dan pejabat militer kedua negara, guna meningkatkan saling pengertian dan mencegah eskalasi konflik di masa mendatang.
Selain itu, China menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada Kamboja, khususnya untuk membantu penanganan warga yang terdampak dan mengungsi akibat konflik di wilayah perbatasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








