Hybrid Plug-in Mulai Menguasai Pasar, Penjualan EV Melambat

AKURAT.CO Pasar kendaraan listrik di Australia menunjukkan tren mengejutkan, dengan penjualan hybrid plug-in (PHEV) meningkat pesat. Kini seperempat penjualan EV didominasi PHEV, bukan full electric vehicle.
Konsumen menganggap PHEV sebagai solusi praktis karena masih bisa menggunakan bensin. “Kami melihat PHEV sebagai pilihan fleksibel bagi masyarakat,” kata analis pasar otomotif.
Padahal, pemerintah awalnya berharap EV murni akan lebih cepat mendominasi. Namun, keterbatasan infrastruktur charging membuat PHEV lebih diminati.
Mengutip ABC, data terbaru menunjukkan PHEV lebih mudah dipasarkan di wilayah pedesaan. Hal ini karena konsumen tak perlu khawatir dengan keterbatasan stasiun pengisian.
Baca Juga: BJ30 Hybrid Debut di GIIAS 2025, Intip Program Promonya!
Meski demikian, para ahli memperingatkan bahwa PHEV bisa memperlambat transisi energi. Baterai yang lebih kecil tetap mengandalkan bahan bakar fosil untuk jarak jauh.
Beberapa produsen mobil justru menambah lini PHEV baru. Mereka melihat permintaan meningkat tajam dalam dua tahun terakhir.
Debat pun muncul: apakah PHEV benar batu loncatan menuju elektrifikasi penuh, atau justru penghambatnya? Pertanyaan ini kini jadi fokus kebijakan energi dan otomotif di Australia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





