Akurat Logo

7 Urutan Skincare Malam untuk Pemula yang Benar, Jangan Sampai Salah!

Putri Chandra | 19 Agustus 2026, 21:10 WIB
7 Urutan Skincare Malam untuk Pemula yang Benar, Jangan Sampai Salah!
Ilustrasi, Urutan Skincare Malam untuk Pemula - Magnific

AKURAT.CO Memiliki banyak produk skincare bukan berarti semuanya harus digunakan sekaligus, karena ada urutan skincare malam untuk pemula yang benar dan wajib diketahui.

Bagi pemula, memahami urutan skincare malam yang benar justru menjadi langkah penting agar setiap produk dapat digunakan dengan tepat.

Mulai dari membersihkan wajah hingga mengunci kelembapan dengan moisturizer, berikut tahapan skincare malam yang bisa menjadi panduan untuk pemula.

Baca Juga: Polri Bantah Penggeledahan Febrie Tak Sah Tanpa Izin Jaksa Agung


Urutan Skincare Malam untuk Pemula

1. Makeup remover

Jika menggunakan makeup atau sunscreen, bersihkan terlebih dahulu dengan cleansing balm, cleansing oil, atau micellar water.

2. Face wash

Cuci wajah menggunakan pembersih yang lembut untuk mengangkat sisa kotoran dan minyak.

3. Toner

Toner bisa digunakan setelah mencuci wajah. Untuk pemula, pilih toner yang fokus pada hidrasi dan tidak terlalu banyak mengandung bahan aktif.

4. Serum

Gunakan serum sesuai kebutuhan kulit, misalnya serum untuk hidrasi atau membantu mencerahkan kulit. Tidak perlu menggunakan banyak serum sekaligus.

Baca Juga: BMKG Catat 3.055 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2

5. Eye cream

Jika memang membutuhkan, eye cream dapat digunakan setelah serum.

6. Moisturizer

Pelembap membantu menjaga kelembapan dan memperkuat skin barrier. Langkah ini penting, termasuk bagi pemilik kulit berminyak.

7. Face oil

Jika menggunakan face oil, aplikasikan sebagai langkah terakhir untuk membantu mengunci kelembapan.


Tips Skincare Malam untuk Pemula

Tidak perlu langsung memakai banyak produk. Rutinitas dasar sebenarnya cukup dengan cleanser, moisturizer, dan sunscreen pada pagi hari.

Setelah kulit terbiasa, kamu bisa menambahkan produk lain sesuai kebutuhan.

Hindari menggunakan terlalu banyak bahan aktif sekaligus, terutama seperti AHA/BHA, retinol, dan vitamin C, karena dapat meningkatkan risiko iritasi jika tidak digunakan dengan tepat.


FAQ

1. Apa urutan skincare malam untuk pemula?

Urutannya dapat dimulai dari makeup remover, face wash, toner, serum, eye cream, moisturizer, dan face oil sebagai langkah terakhir jika diperlukan.

2. Apakah toner wajib digunakan dalam skincare malam?

Toner bukan langkah wajib. Pemula dapat memilih toner yang berfokus pada hidrasi jika memang merasa membutuhkannya.

3. Apakah serum digunakan sebelum moisturizer?

Ya. Umumnya serum digunakan setelah toner dan sebelum moisturizer agar produk dapat diaplikasikan sesuai urutan teksturnya.

4. Apakah kulit berminyak tetap membutuhkan moisturizer?

Ya. Kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan dan mendukung skin barrier. Pilih moisturizer dengan tekstur yang sesuai dengan kondisi kulit.

5. Apakah face oil wajib digunakan setiap malam?

Tidak. Face oil merupakan langkah tambahan yang dapat digunakan jika diperlukan. Jika digunakan, biasanya diaplikasikan setelah moisturizer.

6. Apakah pemula boleh menggunakan retinol dan AHA/BHA?

Bahan aktif seperti retinol dan AHA/BHA sebaiknya diperkenalkan secara bertahap. Hindari menggunakan terlalu banyak bahan aktif sekaligus untuk mengurangi risiko iritasi.


Kesimpulan

Urutan skincare malam untuk pemula tidak harus rumit. Rutinitas dapat dimulai dengan membersihkan wajah menggunakan makeup remover jika diperlukan, dilanjutkan face wash, toner, serum, eye cream, moisturizer, dan face oil sebagai langkah tambahan.

Yang terpenting adalah memilih produk sesuai kebutuhan kulit dan tidak terburu-buru menambahkan banyak bahan aktif. Dengan rutinitas yang sederhana dan konsisten, perawatan kulit akan lebih mudah dilakukan setiap malam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.