Teknologi Otonom Tesla Diragukan, Klaim Elon Musk Sesat?

AKURAT.CO Elon Musk, CEO Tesla, kembali menjadi sorotan karena klaim kontroversial soal sistem mengemudi otonom Tesla, Full Self-Driving (FSD). Ia menyinggung Waymo dengan menyebut 2.500 kendaraan otonom penuh sebagai angka pemula, meski jumlah robotaxi Waymo jauh lebih banyak.
Sejak 2018, Musk kerap mengklaim Tesla akan menyelesaikan sistem mengemudi sendiri pada akhir tahun atau tahun depan. Namun, janji tersebut hingga kini belum pernah terealisasi.
Tesla pernah mengumumkan layanan Robotaxi di Austin, Texas, sebagai bukti pencapaian FSD. Layanan ini terbatas pada beberapa kendaraan di area geofenced dan tetap diawasi pengemudi untuk mencegah kecelakaan.
Data terbaru menunjukkan tingkat kecelakaan Robotaxi Tesla hampir dua kali lipat dibanding Waymo. Perusahaan Waymo sendiri mengoperasikan layanan serupa tanpa pengawas di dalam mobil.
Tesla sering mempublikasikan data keselamatan FSD yang dianggap menyesatkan. Laporan ini hanya menghitung kecelakaan besar, terutama di jalan raya dan mengabaikan insiden kecil, sebagaimana dikutip dari Electrek, Minggu (16/11/2025).
Selain itu, pengemudi Tesla cenderung lebih berpengalaman dan kendaraan yang digunakan lebih baru. Kondisi ini membuat statistik terlihat lebih aman daripada kenyataan.
Banyak pengemudi FSD juga menghindari penggunaan sistem ini di kondisi sulit atau cuaca buruk. Akibatnya, klaim Tesla bahwa FSD lebih aman daripada pengemudi manusia dianggap tidak adil.
Sejumlah pengamat menilai Musk kadang percaya Tesla hampir mencapai otonomi penuh, namun tidak segan menyesatkan publik agar terlihat lebih maju. Misalnya, klaimnya tentang robotaxi yang lebih unggul dari Waymo meski armadanya jauh lebih kecil.
Kesimpulannya, muncul pertanyaan apakah Musk delusi atau sengaja menipu soal FSD. Banyak analis menilai keduanya terjadi bersamaan, dengan Musk percaya sebagian klaimnya namun tetap membesar-besarkan kemampuan Tesla.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






