Akurat Logo

Ketahui Dampak Kendaraan Melintas di Rel, Bahayakan Perjalanan Kereta

Yusuf Tirtayasa | 29 April 2026, 14:43 WIB
Ketahui Dampak Kendaraan Melintas di Rel, Bahayakan Perjalanan Kereta

AKURAT.CO Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno menjelaskan bahwa kendaraan berat seperti truk dapat memberikan tekanan besar pada struktur rel ketika melintasi perlintasan sebidang.

Hal ini terjadi karena adanya perbedaan ketinggian antara jalan dan rel yang menimbulkan benturan saat roda kendaraan melintas.

"Saat roda truk menghantam perbedaan tinggi tersebut, muncul gaya tumbukan atau beban dinamis yang besarnya bisa mencapai 1,5 hingga 2 kali lipat dari berat kendaraan. Jika sebuah truk bermuatan 30 ton melintas dan mengalami hentakan, gaya yang menghantam rel dapat mencapai 45 hingga 60 ton," ujarnya kepada AKURAT.CO.

Djoko yang juga akademisi Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata menuturkan tekanan berulang ini dapat menyebabkan komponen penambat rel menjadi kendur atau rusak.

Selain itu, beban ekstrem yang terus menerus juga dapat memicu kelelahan material pada baja rel hingga menimbulkan retakan mikro yang berpotensi menyebabkan rel patah.

Gaya vertikal dari kendaraan berat juga dapat menekan fondasi rel di bawahnya. Tekanan ini menghancurkan batu balas dan menurunkan daya ikat tanah dasar sehingga rel mengalami penurunan atau ambles.

Kondisi tersebut membuat permukaan perlintasan menjadi tidak rata dan meningkatkan risiko benturan kendaraan saat melintas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.