BYD Bawa Teknologi Hybrid DM ke Indonesia, Fokus pada Efisiensi dan Fleksibilitas

AKURAT.CO BYD resmi memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) di Indonesia untuk mendukung pengembangan kendaraan energi baru (NEV). Teknologi ini menggabungkan sistem listrik dan hybrid guna menghadirkan efisiensi energi serta fleksibilitas perjalanan jauh.
Kehadiran teknologi DM dilakukan di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi. Data GAIKINDO mencatat pangsa pasar kendaraan listrik naik dari kurang dari 1 persen pada 2022 menjadi sekitar 20 persen pada kuartal pertama 2026.
Meski dari itu, BYD menilai konsumen masih mempertimbangkan fleksibilitas kendaraan untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Infrastruktur pengisian daya yang belum merata juga membuat kendaraan hybrid dinilai tetap relevan di Indonesia.
"BYD ingin menghadirkan solusi transisi energi yang lebih fleksibel, efisien, yang mudah diakses masyarakat luas, termasuk di Indonesia," kata Liu Xueliang selaku Vice President of BYD Co., Ltd. General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division, dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (19/5/2026).
Apa Itu Teknologi BYD DM?
DM merupakan singkatan dari Dual Mode, yaitu teknologi plug-in hybrid (PHEV) yang mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem. BYD menyebut pendekatan ini sebagai 'electric-first', karena motor listrik tetap menjadi sumber tenaga utama dalam penggunaan harian.
Teknologi tersebut dikembangkan dalam beberapa varian, yakni:
- DM-i (Dual Mode Intelligent) yang berfokus pada efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara harian.
- DM-p (Dual Mode Powerful) yang mengutamakan performa lebih tinggi.
- DMO (Dual Mode Off-road) untuk kebutuhan medan jalan lebih berat.
BYD mengklaim generasi terbaru DM 5.0 mampu menempuh jarak lebih dari 1.800 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh. Konsumsi bahan bakarnya disebut mencapai sekitar 65 kilometer per liter.
Pasar EV Indonesia Dinilai Semakin Matang
BYD menilai pasar kendaraan listrik di Indonesia mulai berkembang dari fase early adoption menuju pasar yang lebih luas. Hingga April 2026, penjualan BYD dan DENZA di Indonesia tercatat mendekati 20 ribu unit atau tumbuh sekitar 53 persen.
Perusahaan juga mengklaim telah menguasai sekitar 40 persen pasar kendaraan listrik nasional. Saat ini, sekitar 90 ribu kendaraan BYD disebut sudah beroperasi di Indonesia.
"Kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang dapat melengkapi pertumbuhan pasar NEV yang saat ini berkembang positif agar semakin meluas dan inklusif," ujar Eagle Zhao selaku President Director PT BYD Motor Indonesia.
Fokus pada Efisiensi dan Kenyamanan
BYD memperkenalkan filosofi G.A.S.S. pada teknologi DM yang terdiri dari Gesit, Andal, Senyap dan Super Irit. Filosofi ini menggambarkan karakter utama kendaraan hybrid BYD untuk penggunaan harian.
Karakter 'Gesit' merujuk pada respons akselerasi instan khas kendaraan listrik. Sementara 'Andal' menggambarkan kemampuan kendaraan beradaptasi di berbagai kondisi jalan dan perjalanan.
Adapun karakter 'Senyap' mengacu pada minimnya suara dan getaran di dalam kabin saat berkendara. Sementara 'Super Irit' menitikberatkan pada efisiensi bahan bakar dan biaya operasional yang lebih rendah dibanding mobil konvensional.
BYD belum mengumumkan model maupun harga kendaraan yang akan menggunakan teknologi DM di Indonesia. Namun, perusahaan memastikan strategi elektrifikasinya tetap menggabungkan kendaraan listrik murni dan plug-in hybrid sesuai kebutuhan pasar domestik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




