Diane Gossen Memberikan Strategi untuk Melakukan Restitusi dengan Segitiga Restitusi. Segitiga Ini Akan Membantu Memahami Perilaku Murid dan...

AKURAT.CO Dalam dunia pendidikan, segitiga restitusi merupakan kerangka kerja yang membantu membangun disiplin positif pada anak-anak dan orang dewasa.
Diane Gossen Memberikan Strategi Untuk Melakukan Restitusi Dengan Segitiga Restitusi. Segitiga Ini Akan Membantu Memahami Perilaku Murid Dan Membimbing Murid Untuk Belajar Dari Kesalahannya Dan Menjadi Individu Yang Lebih Baik. Berikut Adalah Sisi-Sisi Segitiga Restitusi dan Artikel ini akan menjelajahi sisi-sisi segitiga restitusi beserta contohnya.
1. Menstabilkan Identitas (Stabilize the Identity)
- Sisi pertama bertujuan untuk mengubah identitas anak dari orang yang gagal karena melakukan kesalahan menjadi orang yang sukses.
- Anak yang melanggar peraturan karena sedang mencari perhatian adalah anak yang sedang mengalami kegagalan.
- Contoh kalimat yang dapat digunakan untuk merefleksikan anak tersebut:
- “Saya tahu kamu ingin diperhatikan, tapi ada cara lain yang lebih baik untuk mendapatkan perhatian tanpa melanggar peraturan.”
2. Validasi Tindakan yang Salah (Validate the Wrongdoing)
- Setiap tindakan dilakukan dengan suatu tujuan, yaitu memenuhi kebutuhan dasar.
- Memahami kebutuhan dasar apa yang mendasari sebuah tindakan membantu menemukan cara-cara paling efektif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
- Contoh kalimat yang bisa digunakan:
- “Saya tahu kamu marah, dan itu wajar. Bagaimana kita bisa menemukan cara lain untuk mengatasi perasaan marah tanpa melanggar peraturan?”
3. Menanyakan Keyakinan (Seek the Belief)
- Teori kontrol menyatakan bahwa pada dasarnya kita termotivasi secara internal.
- Setelah identitas sukses tercapai dan tindakan yang salah divalidasi, anak siap untuk dihubungkan dengan nilai-nilai yang dia percayai.
- Contoh pertanyaan yang menghubungkan keyakinan anak dengan keyakinan kelas atau keluarga:
- “Apa yang kamu pikirkan tentang nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab?”
Kesimpulan
Segitiga restitusi membantu memahami dan mengelola perilaku anak dengan pendekatan yang positif.
Dengan memperhatikan sisi-sisi segitiga restitusi, kita dapat membimbing anak-anak untuk belajar dari kesalahan dan menjadi individu yang lebih baik.
Mari terus membangun disiplin positif di lingkungan pendidikan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







