Model Pembelajaran Kurikulum Merdeka SD, SMP, hingga SMA dari Kemendikbud

AKURAT.CO Kurikulum Merdeka adalah inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dan kebebasan kepada satuan pendidikan dalam mengembangkan proses pembelajaran.
Kurikulum ini diterapkan mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Artikel ini akan membahas model pembelajaran Kurikulum Merdeka berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas.
Baca Juga: Contoh Deskripsi Diri PPPK Guru SD 3000 Karakter
Prinsip Dasar Kurikulum Merdeka
Kurikulum Merdeka didasarkan pada beberapa prinsip utama, yaitu:
-
Fokus pada Muatan Esensial:
- Pembelajaran berpusat pada muatan yang paling diperlukan untuk mengembangkan kompetensi dan karakter murid. Hal ini memungkinkan pendidik memiliki waktu yang memadai untuk melakukan pembelajaran yang mendalam dan bermakna.
-
Pengembangan Karakter:
- Kurikulum ini menekankan pengembangan kompetensi spiritual, moral, sosial, dan emosional murid. Pengembangan karakter ini dilakukan baik melalui alokasi waktu khusus maupun secara terintegrasi dengan proses pembelajaran, seperti melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
-
Fleksibilitas:
- Pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi murid, karakteristik satuan pendidikan, dan konteks lingkungan sosial budaya setempat.
Model Pembelajaran di SD
Pada jenjang SD, Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Beberapa model pembelajaran yang diterapkan antara lain:
- Pembelajaran Tematik Terpadu:
- Mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik.
- Pembelajaran Berbasis Proyek:
- Siswa diajak untuk menyelesaikan proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif.
Model Pembelajaran di SMP
Pada jenjang SMP, Kurikulum Merdeka menekankan pada pengembangan kompetensi dasar dan penguatan karakter.
Model pembelajaran yang diterapkan antara lain:
- Pembelajaran Berbasis Inkuiri:
- Siswa didorong untuk melakukan penyelidikan dan eksperimen untuk menemukan konsep-konsep baru.
- Pembelajaran Berbasis Masalah:
- Siswa diajak untuk memecahkan masalah nyata yang kompleks, yang membantu mereka mengembangkan keterampilan analitis dan pemecahan masalah.
Model Pembelajaran di SMA
Pada jenjang SMA, Kurikulum Merdeka menekankan pada persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja.
Model pembelajaran yang diterapkan antara lain:
- Pembelajaran Berbasis Proyek dan Penelitian:
- Siswa melakukan proyek dan penelitian yang mendalam dalam bidang yang diminati, yang membantu mereka mengembangkan keterampilan penelitian dan berpikir kritis.
- Pembelajaran Diferensiasi:
- Pembelajaran disesuaikan dengan minat, bakat, dan kebutuhan masing-masing siswa, sehingga mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka.
Kesimpulan
Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas dan kebebasan kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.
Dengan berbagai model pembelajaran yang diterapkan di jenjang SD, SMP, dan SMA, Kurikulum Merdeka bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan karakter siswa secara holistik.
Implementasi kurikulum ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








