SGU Resmi Luncurkan Program S1 Medical Biotechnology, Siap Cetak Ahli Medis Masa Depan

AKURAT.CO Swiss German University (SGU) resmi meluncurkan program studi baru S1 Medical Biotechnology di bawah naungan Faculty of Life Sciences and Technology.
Peluncuran ini dilakukan dalam acara SGU Open House yang digelar di kampus SGU Alam Sutera, Sabtu (26/4/2025).
Peluncuran program ini merupakan bentuk komitmen SGU dalam menjawab kebutuhan global akan tenaga ahli bioteknologi medis—bidang interdisipliner yang menggabungkan ilmu biologi, teknologi, dan kesehatan dalam menciptakan solusi medis masa depan, seperti terapi gen, vaksin, dan pengembangan obat inovatif.
“Bioteknologi medis bukan hanya soal ilmu, tapi soal harapan dan masa depan,” ujar Rektor SGU, Samuel Kusumocahyo.
“Kami ingin mencetak generasi yang paham teknologi dan peduli terhadap kemajuan dunia kesehatan.”
Program ini menawarkan sejumlah keunggulan, di antaranya:
Baca Juga: Megawati Usulkan Konferensi Asia Afrika Jilid II, Fokus Evaluasi 70 Tahun dan Isu Palestina
- Kurikulum terkini sesuai kebutuhan industri bioteknologi medis
- Fasilitas laboratorium modern
- Dosen dengan latar belakang akademik dan industri
- Keterlibatan aktif dalam riset aplikatif
- Program double degree dengan South Westphalia University of Applied Sciences, Jerman
Melalui skema double degree, mahasiswa akan memperoleh dua gelar yang diakui secara nasional dan internasional, serta memiliki peluang lebih besar untuk berkarier global, khususnya di Jerman.
Dua alumni SGU turut membagikan kisah inspiratif mereka.
Fatiya Nabila, lulusan Biomedical Engineering 2010 yang kini menjadi Business Development Manager di DV Medika Group, menyebut pengalaman belajar di SGU sangat membentuk karier dan passion-nya.
Sementara itu, Sandiego Himawan, lulusan 2014 yang kini menjabat Lab Manager di INM-Leibniz Institute Jerman, menyoroti pentingnya keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi yang ia dapatkan selama studi.
Program ini membuka prospek karier luas di sektor kesehatan, farmasi, laboratorium medis, industri alat kesehatan, serta riset dan pengembangan, termasuk peluang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Baca Juga: Ariel Noah Dapat Dukungan dari Pasha Ungu Gugat UU Hak Cipta ke MK
Hadirnya program S1 Medical Biotechnology memperkuat posisi SGU sebagai kampus bertaraf internasional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia medis.
Hadir dalam acara ini Rektor SGU Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik Assoc. Prof. Ir. James Purnama, M.Sc., Dekan Fakultas Life Sciences and Technology Dr. Hery Sutanto, S.Si., M.Si., serta Kepala Program Studi Medical Biotechnology Aulia Arif Iskandar, S.T., M.T. Acara juga dihadiri calon mahasiswa, orang tua, tamu undangan, dan alumni SGU yang kini berkarier di tingkat nasional dan internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








