Pelatihan Audit Energi Tingkatkan Kompetensi dan Dukung Keberlanjutan di Gedung Kampus

AKURAT.CO Upaya peningkatan keberlanjutan di lingkungan kampus kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya keberlanjutan energi di lingkungan pendidikan tinggi, melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bertajuk "Community Empowerment through Training to Enhance Sustainability in University Campus Office Buildings via Comprehensive Energy Audits."
Kegiatan yang diketuai oleh Imam Arif Rahardjo, M.T. ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sivitas akademika dan tenaga pengelola fasilitas kampus dalam bidang audit energi, efisiensi sistem kelistrikan, dan manajemen keberlanjutan.
Melalui pendekatan yang komprehensif, kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas peserta dalam menganalisis penggunaan energi serta merancang strategi penghematan yang berkelanjutan di lingkungan kampus.
Baca Juga: Arif Satria Resmi Pimpin BRIN, Siap Kawal Riset Nasional di Bidang Pangan, Energi, dan Air
Pelatihan ini mendapat sambutan luar biasa dari seluruh peserta. Berdasarkan hasil survei evaluasi, tingkat kepuasan mencapai 100 persen dengan rincian 61,8 persen peserta menyatakan puas dan 38,2 persen menyatakan sangat puas terhadap penyelenggaraan kegiatan.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan berhasil memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta di bidang audit energi serta penerapan prinsip keberlanjutan di fasilitas kampus.
Menurut Imam Arif, selaku ketua tim pelaksana, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pelatihan teoritis tetapi juga menekankan praktik langsung agar peserta mampu menerapkan hasil pembelajaran di tempat kerja masing-masing.
Baca Juga: Mantan Dirut Pertamina: TBBM PT OTM Diperlukan untuk Cadangan Energi Nasional
Pendekatan Pelatihan: Dari Teori hingga Praktik Lapangan
Pelatihan dilaksanakan secara terstruktur dalam beberapa tahap, antara lain:
1. Pemahaman Dasar Efisiensi Energi - Membahas konsep dasar keberlanjutan, konsumsi energi dan dampaknya terhadap lingkungan.
2. Pengenalan Metodologi Audit Energi - Penjelasan mendalam mengenai metode pengukuran, analisis dan pelaporan hasil audit.
3. Simulasi dan Studi Kasus - Menggunakan data nyata dari gedung kampus untuk mengasah kemampuan analisis peserta.
4. Praktik Lapangan - Peserta melakukan audit energi langsung di area kampus, mengukur parameter seperti konsumsi listrik, dan pengendalian suhu ruangan.
5. Rencana Aksi dan Implementasi - Penyusunan rekomendasi efisiensi energi yang realistis, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fasilitas kampus.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Implementasi Biodiesel B50 untuk Kemandirian Energi Nasional
Pendekatan ini memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami konsep tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung untuk mengidentifikasi pemborosan energi, melakukan pengukuran efisiensi peralatan listrik dan menyusun laporan audit.
Dampak dari kegiatan ini tidak hanya terlihat pada peningkatan kemampuan teknis peserta tetapi juga pada tumbuhnya kesadaran baru mengenai pentingnya budaya hemat energi di lingkungan kerja.
Lebih jauh, kegiatan ini juga mendukung upaya nasional dalam mencapai target Net Zero Emission 2060, mengingat sektor bangunan dan fasilitas pendidikan merupakan salah satu penyumbang signifikan terhadap konsumsi energi nasional.
Baca Juga: Legalisasi Tambang Rakyat Jadi Tonggak Kemandirian Energi yang Inklusif dan Berkeadilan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








