Bagaimana Sistem Ambang Batas Parlemen Memengaruhi Hasil Pemilu? Berikut Penjelasannya

AKURAT.CO Indonesia sebagai negara yang menganut sistem presidensial, penerapan ambang batas parlemen menjadi salah satu kebijakan strategis dalam sistem pemilu.
Di mana sistem ini menentukan apakah sebuah partai politik bisa atau tidak mendapatkan kursi di parlemen.
Sederhananya, ambang batas parlemen adalah persentase minimal total perolehan suara nasional yang harus dicapai oleh partai politik sebagai peserta pemilu untuk bisa memperoleh kursi parlemen
Ketentuan ambang batas parlemen diatur melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Berdasarkan regulasi tersebut, partai politik harus memperoleh minimal empat persen dari suara sah nasional untuk bisa masuk ke DPR RI.
Dampak sistem ambang batas parlemen adalah:
- Penyederhanaan partai politik: Ambang batas parlemen dapat membantu mengurangi jumlah partai politik di parlemen, sehingga dapat meningkatkan stabilitas pemerintahan.
- Disproporsionalitas: Namun, ambang batas parlemen juga dapat menyebabkan disproporsionalitas antara suara sah dan jumlah kursi di parlemen, karena partai politik yang tidak mencapai ambang batas parlemen tidak dapat memperoleh kursi.
- Suara terbuang: Ambang batas parlemen juga dapat menyebabkan suara terbuang, yaitu suara yang diberikan kepada partai politik yang tidak mencapai ambang batas parlemen.
Mahkamah Konstitusi telah memutuskan bahwa ambang batas parlemen empat persen konstitusional untuk Pemilu 2024 tetapi konstitusional bersyarat untuk Pemilu 2029 dan selanjutnya. Dengan syarat bahwa DPR harus melakukan perubahan terhadap norma ambang batas parlemen.
Laporan: Marta Anuncita Wea/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






