Cara Menulis Bagian Pembahasan Skripsi Tanpa Mengulang dari Hasil

AKURAT.CO Memasuki Bab V dalam menulis skripsi, banyak mahasiswa masih yang bingung bagimana membuat bagian pembahasan tanpa harus mengulang dari hasil.
Pada bagian hasil penelitian, peneliti diminta untuk menyajikan data yang telah dikumpulkan selama penelitian dilakukan.
Pada bagian ini peneliti hanya boleh menyajikan data secara utuh tanpa adanya bias atau interprestasi hasil penelitian.
Sedangkan pada bagian pembahasan peneliti akan menulis tentang alasan mengapa hasil itu didapatkan.
Bagian ini merupakan penjelasan logis dari hasil penelitian. Pada bagian ini juga peneliti akan mengaitkan hasil yang didapatkan dengan dasar teori penelitian.
Pada bagian pembahasan juga akan terjadi perbedaan pendapat antara satu peneliti ke peneliti lain.
Langkah-langkah Menulis Pembahasan Skripsi
● Sajikan temuan utama lalu jelaskan makna dari temuan tersebut.
● Interprestasi dan analisis: Bandingkan hasil penelitian anda dengan penelitian sebelumnya apakah mendukung, menentang atau menambah wawasan baru.
● Jawab pertanyaan penelitian: Pastikan pembahasan penelitian anda secara eksplisit menjawab rumusan rumusan masalah atau hipotesis pendahuluan.
● Jelaskan hubungan antarvariabel: Jelaskan mengapa variabel-variabel saling berhubungan atau berpengaruh seperti yang ditemukan.
● Diskusi implikasi dan keterbatasan: Tunjukkan kontibusi apa yang diberikan penelitian Anda dan Di mana temuan itu dapat diterapkan atau dipahami.
● Keterbatasan penelitian: Sebutkan kelemahan atau batasan studi anda dan bagaimana hal itu mungkin memengaruhi hasil.
● Saran untuk penelitian selanjutnya: Berdasarkan keterbatasan, sarankan penelitian ke depannya dalam mengembangkan temuan Anda di dalam sebuah skripsi.
Laporan: Marta Anunciata Wea/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






