Akurat Logo

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 175 Kurikulum Merdeka, Bahas Pro dan Kontra Puisi Esai!

Putri Chandra | 18 Mei 2026, 14:19 WIB
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 175 Kurikulum Merdeka, Bahas Pro dan Kontra Puisi Esai!
Ilustrasi, kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 175 Kurikulum Merdeka. (OpenAI)

AKURAT.CO Inilah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 175 yang menarik untuk diketahui siswa sebagai panduan belajar.

Kunci jawaban menjadi salah satu referensi yang sering digunakan siswa untuk membantu memahami materi pelajaran di sekolah.

Salah satunya adalah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 175 Kurikulum Merdeka yang membahas teks diskusi tentang munculnya jenis puisi modern, yaitu puisi esai.

Materi ini mengajak siswa memahami berbagai pendapat, argumentasi, serta analisis mengenai perkembangan puisi esai dari sudut pandang yang berbeda.

Baca Juga: Italia Terbuka: Cetak Sejarah di Roma, Jannik Sinner Runtuhkan Rekor Djokovic dan Samai Capaian Nadal


Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 175

Jawaban:

1. Teks di atas termasuk dalam jenis teks apa? Jelaskan alasannya!

Jawaban:

Menurut saya, teks tersebut termasuk dalam jenis teks argumentasi karena berisi opini penulis yang disertai alasan dan pembuktian oleh fakta, disampaikan secara logis dan objektif, serta bertujuan untuk menyakinkan dan memengaruhi pembaca.

2. Apa yang menjadi pokok persoalan yang dibahas dalam teks tersebut? Jelaskan!

Jawaban:

Pokok permasalahan yang dibahas adalah pro dan kontra terkait kehadiran puisi esai sebagai jenis puisi baru.

3. Mengapa hal tersebut menjadi polemik atau kontroversi di lingkungan masyarakat? Jelaskan!

Jawaban:

Menurut saya, hal tersebut menjadi polemik di lingkungan masyarakat karena terpecahnya kalangan penyair dan sastrawan menjadi dua kubu terkait puisi esai. Mereka memiliki perbedaan dalam pemahaman tentang puisi esai dalam perpuisian Indonesia. Perbedaan inilah yang memicu perdebatan antara pro dan kontra terus berlanjut hingga kini, yang bisa jadi sebagai pembuka kemunculan jenis puisi baru lainnya.

4. Jelaskan alasan-alasan mengapa beberapa pihak bersikap mendukung/pro dalam teks tersebut!

Jawaban:

  • Perpuisian Indonesia mirip dengan kondisi Amerika Serikat tahun 2006, yang makin sulit dipahami dan seakan berada di wilayah lain.

  • Kemunculan puisi esai dianggap sebagai upaya menjadikan puisi dekat dan dapat mudah dipahami masyarakat umum.

  • Adanya catatan kaki yang merupakan upaya menjelaskan dan mengaitkan isi puisi dengan konteks sosial di luar puisi.

  • Angkatan baru puisi esai tergerak untuk muncul selain angkatan yang sudah ada sebelumnya.

5. Jelaskan alasan-alasan mengapa beberapa pihak bersikap menentang/kontra dalam teks tersebut!

Jawaban:

  • Puisi pada dasarnya identik dengan tulisan fiksi dan bersifat imajinatif.

  • Puisi berbeda dengan esai yang merupakan teks bersifat faktual dan realistis sehingga keduanya tidak dapat digabungkan.

  • Pencipta jenis puisi esai yang beredar dianggap menyesatkan.

  • Adanya pihak tertentu yang menjadi sponsor dan mendanai masifnya gerakan puisi esai dengan maksud dan tujuan tertentu seperti popularitas dan elektabilitas.

6. Tulislah ide pokok masing-masing paragraf dalam teks tersebut!

Jawaban:

  • Ide pokok paragraf 1: Berbagai pro dan kontra terhadap munculnya puisi esai sebagai jenis puisi baru.

  • Ide pokok paragraf 2: Alasan pihak yang mendukung puisi esai sebagai jenis puisi baru.

  • Ide pokok paragraf 3: Perkembangan puisi esai menurut pihak yang mendukungnya.

  • Ide pokok paragraf 4: Alasan pihak yang menentang puisi esai sebagai jenis puisi baru.

  • Ide pokok paragraf 5: Simpulan pro dan kontra kemunculan puisi yang masih berlanjut hingga sekarang.

7. Susunlah ringkasan berdasarkan isi teks di atas dengan kata-kata sendiri!

Jawaban:

Kemunculan puisi esai sebagai jenis puisi baru menjadi polemik di kalangan penyair dan sastrawan dan menyebabkan berbagai pro dan kontra. Pihak yang mendukung beranggapan bahwa puisi esai sebagai upaya menjadikan puisi dapat mudah dipahami, dengan catatan kaki yang mengaitkannya dengan konteks sosial.

Adapun pihak yang menentang berargumen bahwa puisi identik dengan tulisan fiksi dan bersifat imajinatif, sehingga puisi dan esai tidak dapat digabungkan. Meski begitu, perdebatan pro dan kontra tak dapat dihindarkan dan masih berlanjut hingga kini. Namun dalam sudut pandang positif, puisi esai bisa jadi sebagai pembuka kemunculan jenis puisi baru lainnya untuk menambah dinamika perpuisian Indonesia.

8. Tuliskan komentar atau pendapat kalian terhadap permasalahan yang dibahas dalam teks tersebut!

Jawaban:

Menurut saya, permasalahan pro dan kontra terkait puisi esai ini merupakan hal lumrah. Jika melihatnya dalam sudut pandang positif, puisi esai ini mungkin dapat dijadikan faktor pemengaruh dinamika perpuisian di Indonesia dan memperkayanya.

9. Tulislah lima kata baru yang kalian temukan dalam teks dan jelaskan makna kata-kata tersebut berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)!

Jawaban:

1) Polemik

Arti kata: Perdebatan mengenai suatu masalah yang dikemukakan secara terbuka dalam media massa.

2) Kontroversi

Arti kata: Perdebatan, persengketaan, pertentangan.

3) Pemerhati

Arti kata: Orang yang memperhatikan

4) Catatan kaki

Arti kata: Keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku, biasanya dicetak dengan huruf lebih kecil daripada huruf di dalam teks guna menambahkan rujukan uraian di dalam naskah pokok.

5) Elektabilitas

Arti kata: Keterpilihan, kemampuan atau kecakapan untuk dipilih menduduki suatu jabatan dalam pemerintahan.


Kesimpulan

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 175 ini dapat membantu siswa memahami materi teks diskusi mengenai pro dan kontra puisi esai dengan lebih mudah.

Selain melatih kemampuan memahami isi teks, materi ini juga mengajak siswa berpikir kritis terhadap berbagai pendapat dan sudut pandang dalam dunia sastra.

Meski menuai perdebatan, kehadiran puisi esai tetap menjadi bagian dari perkembangan dan dinamika perpuisian Indonesia yang menarik untuk dipelajari.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.