Aksi Heroik Mapala UI: Terbang Paralayang di Atas Gunung Api hingga Bangun Ekonomi Desa di Timur Indonesia

AKURAT.CO Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) kembali mengukir kebanggaan lewat aksi kolaboratif berskala besar di wilayah timur Indonesia.
Sepanjang Agustus 2026, organisasi kegiatan mahasiswa ini resmi menggelar dua agenda besar sekaligus, yakni Ekspedisi Paralayang Fly The Spice Islands di Maluku Utara serta pengabdian masyarakat Universitas Indonesia Membangun Nusa (UIMN) di Maluku Tengah.
“Kedua program ini menjadi representasi semangat bertualang anak muda sekaligus wujud kontribusi mahasiswa untuk masyarakat,” tutur Salman Muzhaffar, Ketua Mapala UI, Rabu (12/8/2026).
Baca Juga: Selamat! Mapala UI Capai Puncak Tertinggi di Benua Antartika
Ekspedisi Fly The Spice Islands memberangkatkan 10 anggota untuk menyusuri jejak sejarah Jalur Rempah melalui udara.
Dengan metode hike and fly, mendaki gunung lalu meluncur terbang dari puncaknya, tim menjelajahi tiga gunung ikonis: Gamalama, Gamakonora, dan Woka.
Luar biasanya, pada Sabtu, 8 Agustus 2026, tim sukses mengeksekusi penerbangan paralayang pertama yang terdokumentasi dari puncak Gunung Gamalama, Ternate.
“Lepas dari bebatuan besar di lereng kawah utara rasanya lega, parasut membumbung menjauh dari kawah Gamalama dan disambut pemandangan indah Ternate,” ujar Gendon Subandono, selaku Pilot Paralayang Ekspedisi Fly The Spice Islands.
Tidak hanya membawa kejutan di angkasa, Mapala UI juga menerjunkan 11 anggotanya ke Desa Wailulu, Maluku Tengah sejak Selasa, 11 Agustus 2026.
Lewat program UIMN, mereka mendampingi warga mengubah hasil panen kelapa lokal yang melimpah, selama ini hanya dijual murah sebagai kopra, menjadi tepung kelapa bernilai jual tinggi.
“Sebagai mahasiswa selain punya kewajiban di dalam kelas kita juga punya kewajiban di luar kelas, salah satunya untuk berdampak pada masyarakat Indonesia. Maka dari itu, UIMN hadir sebagai wadah pengabdian masyarakat dengan tujuan menambah nilai komoditas lokal untuk meningkatkan pendapatan ekonomi lokal,” ujar Nivand selaku Project Officer UIMN 2026.
Baca Juga: 5 Fakta Penting Herman Lantang, Sahabat Soe Hok Gie dan Pendiri Mapala UI
Langkah ini menyasar para petani, komunitas produksi, hingga pelaku UMKM lokal demi mewujudkan kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
Tokoh masyarakat setempat pun menyambut penuh antusiasme hadirnya inovasi kuliner dan industri kreatif ini.
“Harapan beta, selesai dari kegiatan ini, bukan selesai juga hasilnya. Namun, ibu-ibu PKK maupun UMKM menjadikan dia (tepung kelapa) sebagai salah satu produk unggulan yang ada di Negeri Wailulu,” ucap Muslim Tounussa, Bapak Raja Negeri Wailulu.
Aksi nyata mahasiswa UI di kancah nasional ini turut didukung oleh berbagai pihak, termasuk jenama perlengkapan luar ruang ternama, EIGER Adventure.
Eva Fitri Yeni, Brand Partnership Manager EIGER mengungkapkan kebanggaannya atas dedikasi para pemuda tersebut.
“Peran kami adalah memastikan mereka punya dukungan yang dibutuhkan. EIGER senang bisa mendampingi langkah ini sebagai bagian dari perjalanan mereka. Kegiatan ini membuktikan bahwa petualangan bisa berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat,” ujar Eva.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






