9 Instansi Buka Sekolah Kedinasan 2026, Ada STAN, IPDN hingga STIS

AKURAT.CO Sekolah kedinasan 2026 kembali membuka kesempatan bagi putra-putri Indonesia yang ingin menempuh pendidikan kedinasan sekaligus mengikuti jalur penerimaan calon aparatur sipil negara.
Pemerintah menyiapkan total 4.770 formasi pada tahun ini, yang tersebar di sembilan kementerian dan lembaga penyelenggara. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang menyediakan 3.257 formasi.
Sembilan instansi tersebut menaungi sekolah kedinasan dengan bidang pendidikan yang beragam, mulai dari pemerintahan, keuangan, transportasi, statistik, imigrasi dan pemasyarakatan, meteorologi hingga intelijen.
Pendaftaran nantinya dilakukan secara terpusat melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara atau BKN.
Baca Juga: Alperklinas Sebut Diskon Tambah Daya PLN Dorong Produktivitas Masyarakat
9 Daftar Instansi yang Buka Sekolah Kedinasan 2026
Berdasarkan informasi resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB), berikut sembilan instansi yang membuka formasi sekolah kedinasan tahun 2026.
1. Kementerian Dalam Negeri
Kementerian Dalam Negeri membuka 1.410 formasi melalui Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN.
IPDN merupakan salah satu sekolah kedinasan yang menjadi pilihan bagi calon peserta yang ingin menempuh pendidikan di bidang pemerintahan dalam negeri.
Dengan jumlah 1.410 formasi, IPDN menjadi instansi dengan alokasi formasi terbesar dalam penerimaan sekolah kedinasan 2026.
2. Kementerian Keuangan
Kementerian Keuangan membuka 1.000 formasi melalui Politeknik Keuangan Negara STAN atau PKN STAN.
Sekolah kedinasan ini dikenal sebagai salah satu pilihan populer bagi calon peserta yang tertarik dengan bidang keuangan negara dan pengelolaan keuangan.
Jumlah 1.000 formasi menjadikan PKN STAN sebagai salah satu sekolah kedinasan dengan alokasi terbesar pada tahun ini.
Baca Juga: Prabowo Kejar Renovasi Semua Sekolah Rusak Selesai 2029
3. Kementerian Perhubungan
Kementerian Perhubungan menyediakan 891 formasi yang tersebar di 22 sekolah kedinasan di bawah naungannya.
Sekolah kedinasan Kemenhub memiliki bidang pendidikan yang berkaitan dengan sektor transportasi. Calon peserta dapat memilih sekolah sesuai dengan ketentuan dan program pendidikan yang tersedia.
4. Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik atau BPS membuka 564 formasi melalui Politeknik Statistika STIS.
Sekolah kedinasan ini memiliki fokus pendidikan di bidang statistik dan menjadi salah satu pilihan bagi calon peserta yang tertarik dengan data dan statistika.
5. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membuka 375 formasi melalui Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sekolah kedinasan ini berkaitan dengan bidang imigrasi dan pemasyarakatan, sesuai dengan lingkup tugas kementerian yang menaunginya.
6. Kementerian Hukum
Kementerian Hukum menyediakan 250 formasi melalui Politeknik Pengayoman Indonesia.
Formasi tersebut menjadi bagian dari penerimaan sekolah kedinasan 2026 yang diselenggarakan pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait.
7. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
BMKG membuka 130 formasi melalui Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau STMKG.
STMKG menjadi pilihan bagi calon peserta yang ingin mendalami bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, serta bidang terkait lainnya.
8. Badan Intelijen Negara
Badan Intelijen Negara atau BIN membuka 100 formasi melalui Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN.
STIN merupakan sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan BIN dengan bidang pendidikan yang berkaitan dengan intelijen.
9. Badan Siber dan Sandi Negara
Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN menyediakan 50 formasi melalui Politeknik Siber dan Sandi Negara.
Sekolah kedinasan ini memiliki bidang pendidikan yang berkaitan dengan keamanan siber dan persandian.
Baca Juga: Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
Total Formasi Sekolah Kedinasan 2026 Mencapai 4.770
Jika seluruh alokasi dari sembilan instansi tersebut dijumlahkan, terdapat 4.770 formasi sekolah kedinasan 2026.
Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, pemerintah menyediakan 3.257 formasi sekolah kedinasan. Artinya, terdapat tambahan 1.513 formasi pada penerimaan tahun 2026.
Peningkatan jumlah formasi ini memberikan lebih banyak kesempatan bagi calon peserta yang ingin mengikuti pendidikan kedinasan melalui jalur seleksi pemerintah.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dilakukan Melalui SSCASN
Setelah pengumuman pembukaan seleksi dilakukan, proses pendaftaran sekolah kedinasan akan dilaksanakan secara online melalui portal SSCASN BKN.
Calon peserta dapat mengakses portal tersebut melalui laman resmi SSCASN BKN. Peserta perlu mengikuti seluruh ketentuan pendaftaran dan memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen persyaratan.
Pendaftaran tidak dilakukan melalui pihak ketiga. Karena itu, calon peserta perlu berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan bantuan pendaftaran maupun menjanjikan kelulusan.
Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Menggunakan CAT
Seleksi sekolah kedinasan 2026 tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test atau CAT.
Menteri PANRB Rini Widyantini mengingatkan peserta agar mengikuti proses seleksi berdasarkan kemampuan masing-masing. Menurutnya, sistem CAT diterapkan untuk mendukung proses seleksi yang transparan dan mencegah praktik kecurangan seperti joki maupun penggunaan orang dalam.
Rini juga mengingatkan calon peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan jaminan kelulusan.
“Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegas Rini dalam keterangan resminya.
SKD Sekolah Kedinasan 2026
Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD sekolah kedinasan ditargetkan berlangsung pada September 2026.
Dalam pelaksanaannya, SKD menggunakan CAT dan terdiri dari tiga materi utama, yaitu:
Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK.
Tes Intelegensia Umum atau TIU.
Tes Karakteristik Pribadi atau TKP.
Peserta yang dinyatakan lolos SKD selanjutnya akan mengikuti seleksi lanjutan. Jadwal dan mekanisme seleksi lanjutan tersebut diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan.
Rincian Formasi Sekolah Kedinasan 2026
Berikut rincian 4.770 formasi sekolah kedinasan yang disediakan pemerintah tahun ini:
IPDN Kementerian Dalam Negeri: 1.410 formasi.
22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan: 891 formasi.
PKN STAN Kementerian Keuangan: 1.000 formasi.
Politeknik Siber dan Sandi Negara BSSN: 50 formasi.
Politeknik Statistika STIS BPS: 564 formasi.
Politeknik Pengayoman Indonesia Kementerian Hukum: 250 formasi.
Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi.
STMKG BMKG: 130 formasi.
STIN BIN: 100 formasi.
Total seluruh formasi mencapai 4.770 kursi.
Selain itu, Menteri PANRB juga meminta orang tua memberikan dukungan kepada putra-putrinya yang ingin mengikuti seleksi. Dukungan keluarga dinilai dapat membantu peserta menjalani proses kompetisi secara sehat.
Bagi calon peserta, persiapan tidak hanya diperlukan untuk menghadapi ujian. Peserta juga perlu memahami persyaratan, mengikuti jadwal resmi, menjaga integritas, dan mengandalkan kemampuan diri selama proses seleksi.
Baca Juga: Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Cara Daftar dan Tahapan Seleksinya
FAQ
Sekolah kedinasan apa yang membuka formasi 2026?
Sekolah kedinasan yang membuka formasi antara lain IPDN, sekolah kedinasan Kemenhub, PKN STAN, Politeknik Siber dan Sandi Negara, Politeknik Statistika STIS, Politeknik Pengayoman Indonesia, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, STMKG, dan STIN.
Sekolah kedinasan mana yang memiliki formasi terbanyak?
IPDN menjadi sekolah kedinasan dengan alokasi formasi terbesar, yakni 1.410 formasi. Setelah itu terdapat PKN STAN dengan 1.000 formasi dan 22 sekolah kedinasan Kemenhub dengan 891 formasi.
Di mana pendaftaran sekolah kedinasan 2026 dilakukan?
Pendaftaran dilakukan melalui portal SSCASN milik BKN. Calon peserta disarankan hanya menggunakan kanal resmi dan tidak mempercayai pihak yang menawarkan jaminan kelulusan.
Apa saja materi SKD sekolah kedinasan 2026?
SKD sekolah kedinasan terdiri dari tiga materi utama, yaitu TWK, TIU, dan TKP. Pelaksanaan SKD ditargetkan berlangsung pada September 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk








